Pulang
Yoga menangis pilu menggenggam tangan sang kakak.
"Kak, cepat bangunkan ibu, dia terluka." Yoga menarik tangan Yotta yang tidak bergeming.
Sedangkan di sisi wanita paruh baya itu, Yora menangis, dia berteria, terus memanggil sang ibu, sambil mengusap darah yang mengotori wajah satu-satunya malaikat yang mereka miliki saat ini.
"Yo, sadarlah. Kita harus membereskan ini." Ucap Angga, menangkup wajah sang gadis dengan kedua tanganya.
Bab Populer