Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

"Ya sudah! Mama akan tunggu di sini sampai Gusti pulang! Mama akan kasih dia pelajaran. Kamu cepat pulang kalau sudah enakan, jangan bikin malu keluarga dengan menginap di luar!. Atau mau Mama jemput?" "Gak usah, Ma, Anya bisa pulang sendiri kok. Anya sudah merasa jauh lebih baikan sekarang," ucap Anya dengan nada suara yang diatur sedemikian rupa agar tidak terdengar mencurigakan. "Anya segera pulang, Ma." “Ya sudah hati-hati ya!” Anggun mengakhiri panggilannya. Klik ... Anya lemas. Ponselnya merosot ke atas ranjang. Ia menatap Bagas dengan mata berkaca-kaca. "Paman, Mama Anggun sangat marah. Dia akan menunggu Mas Gusti di rumah," ucap Anya.
818 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Lho, Ma, kenapa buru-buru? Nggak ada masalah sama sekali kok Mama di sini.” Mama menggeleng lembut. “Mama nggak mau terlalu lama numpang. Lagi pula, Mama lihat sekarang kalian sudah lebih terbiasa satu sama lain. Itu cukup bikin Mama tenang.” Reza berhenti mengunyah, menatap mamanya agak serius. “Tapi apa Mama yakin? Kalau mau, tinggal aja lebih lama.” Mama tersenyum tipis. “Yakin. Lagian Mama juga kangen rumah. Jangan khawatir, Mama bisa urus diri sendiri.”
102.4K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Surat Kecil Dari Mama

Surat Kecil Dari Mama

Apa mungkin mamanya belum pulang? "Mama!!" "Mama..?" Langit terus berteriak sampai ... "Kenapa sih, jangan teriak-teriak!" ucap seorang wanita dengan gaya formal khas kantoran. Langit langsung memeluk tubuh wanita tadi. Ia tak sabar ingin mengatakan hal ini, cowok itu mendongak menatap wajah sang Mama. "Mama, Langit dapat peringkat dua, kemarin kan Mama marah karna Langit dapatnya peningkat tujuh sekarang Langit dapat dua Ma! Mama bangga sama Langit kan?" kata cowok itu heboh.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Neraka untuk Adik Madu

Neraka untuk Adik Madu

"Ya sudah, hati-hati ...." Setelah aku mengangguk, bergegas aku mengangkat kakiku untuk melanjutkan langkahku. Namun, baru beberapa langkah mata ini menangkap keberadaan Papa yang keluar dari mobil lalu melangkah semakin mendekat ke rumah. "Papa pulang ...," pekik Mama kegirangan saat melihat lelaki yang membersamainya puluhan tahun itu kembali pulang setelah beberapa hari tak menapakkan kakinya di rumah ini.
1030.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
DINGINNYA SUAMIKU

DINGINNYA SUAMIKU

"Maaf ... maaf ... maaf ...." *** Malam ini, Mama dan Papa datang berkunjung. Mereka membawakanku banyak buah dan oleh-oleh. Rupanya, mertuaku itu baru saja pulang dari Bali. Mereka pergi semalam dan kembali sore ini. Sikap Mama kepadaku kembali berubah. Dia begitu lembut bertutur dan tampak khawatir saat melihat wajahku. Beliau juga justru memarahi sang putra karena tidak bisa menjagaku.
8.346.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Tobat Terakhir Istri Kedua

Tobat Terakhir Istri Kedua

Aku tergagap, tetapi tetap aku ambil. “Halo, Ma? Ini Papa lagi ada di Bandung. Sebentar lagi Papa pulang bersama Cantika.” “Ngapain pulang? Pasti ada maunya. Ayo, mengaku saja, Pa!” Suara galak Indira terdengar sengak di telingaku. “Iya. Papa memang mau mengobrol dengan Mama. Ada yang ingin Papa sampaikan.” Aku mengabaikan sikap judes Indira. “Sampaikan saja sekarang, tidak perlu sampai datang ke rumahku!” ketus Indira lagi.
4.7K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Misteri Bulan Sabit Berdarah

Misteri Bulan Sabit Berdarah

“Papa cuma mau bilang kalau Papa sama Mama pulang hari Rabu.” “Rabu? Kenapa nggak hari ini saja? Dan di mana Mama?” “Kami nggak bisa pulang hari ini. Nanti malam Papa harus terbang ke Medan. Ada sesuatu yang harus Papa kerjakan di sana. Setelah itu kami akan terbang ke Surabaya. Mama sedang sibuk berkemas-kemas. Salam sayang darinya.” “Salam sayang kembali Mama. Omong-omong tumben pulang di hari biasa? Nggak akhir minggu?”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Papa Baru untuk Anakku

Papa Baru untuk Anakku

“Sayang, mama sudah pulang. Buka dong, Sayang. Mama kangen banget sama kamu.” Suara barusan membuat semua orang yang ada di sana mendengar derap langkah kaki yang mendekat. CKLEK!! “Mama!” Dengan wajah sembabnya Farel menghambur ke pelukan sang mama. Memeluknya dengan erat lalu kembali melanjutkan tangisan. “Iya, Sayang. Ini mama,” balas Lily seraya mengusapi puncak kepala putranya dengan sayang.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 648 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

“Gak ada, Bas. Lagi pengen ngobrol bareng kamu aja.” Ia tahu, dan menyadari itu. Sosok itu … sang Papa pasti sangat merindukan putra pertamanya, Reygan. Jika boleh mengatakan, ia juga sangat merindukan Kakaknya itu. Baru beberapa hari kan? Entah kenapa sangat lama baginya. “Papa kangen sama Kakak kamu, Bas. Gimana kabarnya sekarang ya?” “Pasti masuk surga. Bukannya begitu ya Pa?”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
Tangisan Bayi Di Depan Pintu Rumahku

Tangisan Bayi Di Depan Pintu Rumahku

Mamah mendelik kesal, "papa sama nak sama saja. Ayo, kita pulang! Kepala mamah makin pusing kalau lama-lama di sini. Cepat!" Mamah berdiri diikuti papa dan mas Gibran, "Mamah pulang dulu. Ingat, pikirkan baik-baik saran Mamah!" Setelah mengatakan itu, mamah melenggang pergi. "Sudah, jangan dipikirin apa kata mamahmu! Darah tingginya lagi kumat, makanya marah-marah terus. Papa pulang dulu, sampaikan salam dari Papa untuk istrimu. Assalamaualaikum."
106.7K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as papa pulang mama basa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status