Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

ucap Louis sedikit lantang. "There's a beautiful maiden in her cage She's beautiful, with joyful british blue eyes shining through her eyelid to illuminating the world." Louis mulai membacakan bait pertama dari puisinya cukup lantang. Bait itulah yang memprovokasi timbulnya suara-suara bisikan dari bangunan di depannya. "She has a heaven inside her soul where there's silver stream flowing through her heart against her veins into nowhere." Bait keduanya membuat suara bisikan itu menjadi lebih keras dari sebelumnya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Yang disebut adu puisi adalah dua orang akan membuat puisi dengan tema yang sama, lalu mereka akan membandingkan mana yang lebih unggul. Nazar melantunkan, "Hujan turun, bala awan bentangkan perang, panglima bunga dan rumput saling menyerang. Pasukan bantuan dipanggil tergesa-gesa, bibir dan lidah beradu, memercikkan cahaya asmara."
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.5K kali sebagai puisi 12 bait
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10275.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Ia duduk di atas panggung kecil yang dibuat dari kayu jati, di depannya kecapi kuno berukir naga dan bunga teratai. Jari-jarinya yang ramping menyentuh senar satu per satu, menimbulkan alunan lembut yang menembus dada setiap pendengar. Nada-nada itu bagaikan percakapan rahasia antara hati dan langit. Hening panjang menyelimuti ruangan sebelum akhirnya suara Cahya yang tenang dan bergetar lembut mulai menyanyikan bait puisinya—puisi yang ia tulis untuk sosok yang hingga kini masih berdiam di hatinya.
9.857.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai puisi 12 bait
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Ia menatap setiap mahasiswa dengan lembut, memberikan ruang untuk mereka berpikir, merespons, dan menelusuri makna yang lebih dalam dari sekadar barisan kata. "Menurut saya," ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai puisi 12 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status