Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

Kau hanya jalang yang memanfaatkan keadaan! "Iya!" jawab Dinda dengan tegas dan nada suara meninggi "aku hanya jalang! Ayo katakan lagi yang lainya yang jauh lebih kasar dari ini. Aku memang jalang! Jalang pribadi mu! Aku memang wanita murahan! Buktinya saat kau merenggut kesucian ku tidak ada noda merah di seprei! Aku jalang dan kau bisa membuang jalang mu ini jalan saat kau mau!" papar Dinda.
10115.1K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as puisi anggia
Read
+Library
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

“Pertanyaan dijawab dengan jawaban yang benar, bukan dengan pertanyaan lagi.” “Ada apa dengan tua bangka ini? Sepertinya moodnya sedang tidak baik, atau gula darahnya yang naik?! Marah-marah mulu,” gumam Doni pelan, tapi lagi-lagi Hans bisa mendengarnya. Hans melemparkan sebuah map kuning ke arah Doni membuat pemuda itu tersentak kaget. “Aku mendengarnya, bodoh,” geram Hans. “Dengar apa?” tanya Doni berpura-pura tidak tahu.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as puisi anggia
Read
+Library
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

'' ''Ti-tidak, sepiring nasi goreng sudah sangat cukup mengisi perutku sekarang,'' jawabku berusaha tersenyum menutupi alibi. Rasanya tidak mungkin mengatakan bahwa dalam kondisi seerti ini lima piring nasi goreng bisa kulahap habis karna belum makan sejak kemarin, kan? Diriku bisa dianggap bukan manusia, melainkan naga. ''Lalu kenapa melihat Kak Haziq sampai seperti itu? Apa jangan-jangan kakak su-''
3.1K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as puisi anggia
Read
+Library
PURA-PURA BAHAGIA

PURA-PURA BAHAGIA

Bola matanya melebar melihat motor dan pengendaranya yang familiar. Si pengendara turun dari motor lalu berjalan menghampiri angkot. "Maaf Bang, saya mengganggu perjalanannya, saya sedang mencari istri, mungkin ada di dalam angkot Abang." Setelah berucap begitu di depan kaca jendela yang terbuka. Aiman segera menuju pintu angkot yang juga terbuka. Hani yang tidak tahu harus berbuat apa, hanya duduk mematung hingga tangannya ditarik dari luar.
9.844.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as puisi anggia
Read
+Library
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

Tapi dalam hatinya dia merasa sangat senang. Karena rasa kesalnya dengan Tobi barusan, membuat Ana lupa akan hal yang baru saja dia pikirkan, tentang masalah Angga. Dia tidak menghiraukannya lagi dan melanjutkan pekerjaannya. *** Seorang wanita berdiri sambil memandangi Angga dengan sinis dari balik kaca mata hitam yang dipakainya. Dia melebarkan senyumnya seolah merasa bahagia akan kedatangan sosok pria yang dia tunggu.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as puisi anggia
Read
+Library
Angin Danau Ladi Membawa Kepergianku

Angin Danau Ladi Membawa Kepergianku

Pada hari ulang tahunku yang ke-20, seperti biasa aku berteriak ke arah ruang tamu, “Kak Peter, Kak John, Calvin, hari ini aku sudah berusia dua puluh tahun.” “Kalian pernah bilang akan menemaniku merayakan setiap ulang tahunku.” Namun, yang menjawabku tetaplah keheningan. Di atas sofa, duduk tiga boneka kecil. Kak Peter, Kak John dan juga Calvin, teman masa kecilku. Mereka membuka mata, seperti di setiap malam yang telah berlalu, menemaniku dalam diam. Barulah aku teringat. Mereka sudah tidak menginginkanku lagi. Saat berusia sepuluh tahun, aku didiagnosis mengidap penyakit ginjal. Kak Peter membawa pulang Bella dari panti asuhan. Katanya, dia adalah adik yang cocok menjadi donor ginjalku d
1.0K viewsCompletedAdded to Library 22 Times as puisi anggia
Read
+Library
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

“Belum lapar, kan?” “Aman.” Jingga boleh sangat percaya diri saat berada di alam liar, tetapi lokasi-lokasi keramaian bukan tempat yang mudah bisa ia taklukkan. Gadis itu lebih banyak menunduk menatap ponsel, hanya sesekali menengadah saat akan menatap penampilan Bayu dan group musiknya di atas panggung.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as puisi anggia
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Mereka hanya memberi hormat kepada Anggi. Mina menghibur, "Putri Mahkota nggak usah pedulikan mereka. Selain Putri Mahkota, Yang Mulia nggak akan tertarik pada wanita lain." Anggi tersenyum. Dia melihat bunga jengger ayam dan bunga peony di halaman yang hampir layu. Tiba-tiba, dia teringat sebuah puisi. Semua yang indah sulit dibendung, ada kalanya bisa tergoda juga.
9.7967.2K viewsCompletedAdded to Library 34.8K Times as puisi anggia
Show Reviews (93)
Read
+Library
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Ketika dalam perjalanannya yang baru saja seperempat jalan, ia dihadang oleh sesosok makhluk penjaga goa. "Nisanak, apa yang kau lakukan disini? Ini bukan tempat untuk dilewati manusia," ucap si penjaga goa. "Mohon maaf tuan, aku hanya ingin menumpang lewat saja," jawab Angi dengan wajah keragu-raguan dengan makhluk di hadapannya itu. "Hendak kemana nisanak ini?" Tanya lagi si penjaga. "Aku hendak menuju gunung kidul. Apakah tuan mengetahui jalan tercepat menuju gunung itu? Tubuhku sudah kelelahan karena berjalan selama 2 hari 2 malam," jelas Angi.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as puisi anggia
Read
+Library
Kissing Partner Sang Tuan Muda

Kissing Partner Sang Tuan Muda

ucap Kara, yang tidak percaya bahwa Moon yang judes dan jutek malah bermurah hati pada nya. "Em..." jawab Moon singkat sambil menaikan alis nya. Saat Kara sedang asik membolak balikkan katalog yang dipinjamkan oleh Moon tadi, seorang wanita masuk ke ruangan itu dan dia adalah Anggia. "Apa aku mengganggu?" Ujar Anggia dengan senyum sok polos nya. "Kau Anggia?" Sapa Angela pada Anggia. "Ayo. silahkan masuk, Anggia." Ajak Angela.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as puisi anggia
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status