Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perempuan yang Merengkuh Tabah

Perempuan yang Merengkuh Tabah

Siangku sempurna menutup hari Saat soreku baru saja menyapa Kuharap dewi malam akan menenangkan tidurku nanti Seperti sang putri tidur yang melegenda Mataku basah oleh sesal tak bertuan Entah pada sapa kan kutautkan Entah dimana kan kuhempaskan Gundahku meraja Dan diamku kian membius asa Pucuk rumbia kulihat menghijau Mengukir kenangan masa lalu Disaat aku masih hijau Sebagai seorang gadis bergaun biru Memukau dan berkilau Entah dimanakah berakhir kisahku
103.3K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Dream Boy (Indonesia)

Dream Boy (Indonesia)

Jika diingat-ingat lagi, aku tak pernah menyangka memiliki kenangan sedemikian rupa hingga membekas diingatanku, tapi inilah kenyataannya. Aku akan membawa kalian pada kenangan manis dan pahit selama aku hidup, tentang masa kecilku, tentang kenangan saat sekolah, hal manis pahit di sekolah dan juga semua tentang si dia. Jadi jangan terkejut bila cerita ini sangat panjang yang tidak akan pernah habis aku ceritakan. Aku akan memberi cerita ini dengan judul “Dream Boy”
104.5K viewsOn holdAdded to Library 151 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kapan? Baiklah, sekarang aku ingat. Sudah lama sekali. Aku pernah membuat puisi ketika kelas 1 SMP dahulu. Banyak tahun yang lalu ternyata. Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya
8.99.7K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Jaka mengernyit. "Terus gimana?" Sisil menghela napas lalu menjelaskan pelan. "Alangkah baiknya, kita menciptakan sesuatu. Bukan penampakan Jaka... tapi sesuatu yang mewakili kenangan indah tentang Jaka. Sesuatu yang lembut, hangat, seperti pelukan masa kecil. Misalnya... boneka kenangan." "Boneka kenangan?" Awan kelihatan bingung. "Seperti boneka pocong, begitu?"
1.3K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

Kalimat itu terdengar ringan, tetapi mata Raiden menyimpan sesuatu yang lebih dalam. Ya... sebuah kenangan yang tak pernah bisa ia lupakan. Kenangan tentang masa kecil yang keras. Tentang dirinya yang dulu hanya anak kecil kurus di panti asuhan, terbiasa menahan lapar dan iri melihat anak-anak lain memiliki keluarga yang datang menjemput mereka pulang. Sedangkan dirinya? Tak pernah dipilih. Tak pernah dilirik. Bahkan sering dikucilkan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Aku juga ingat terkadang ada kue kecil di hari ulang tahunku. Kenangan itu begitu sepele, nyaris tak terasa di antara siksaan yang berulang setiap hari. Tetapi kenangan itu seperti benih-benih kecil yang tersembunyi di celah batu. Begitu ada sedikit celah, mereka bersikeras tumbuh keluar. Tangan nenek yang menepuk bahu itu terhenti. “Karena dia mirip denganmu.” “Dia sangat mirip dirimu.”
4.3K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Raja Naga Meninggalkan Gunung

Raja Naga Meninggalkan Gunung

Ekspresinya penuh dengan keterkejutan! Ini? Ini? Kenangan masa kecil mendadak muncul di benak Widia. Meski waktu itu dia masih kecil, kenangan itu masih jelas membekas di pikirannya. Walau janji kecil itu terdengar sangat mendalam, tetapi Widia tidak begitu ingat lagi. Namun, begitu mendengar Tobi mengatakannya, dia langsung mengingat semuanya dengan jelas. Itu Pengemis Kecil!
9.22.1M viewsCompletedAdded to Library 67.3K Times as puisi kenangan masa kecil
Show Reviews (399)
Read
+Library
Ria Nmc
crta lumayn bgs, cm syg author kurng jeli, ad yg janggal pd tokoh2ny, dmn widya dkatakn cantik, pintar brkelas koq nampak bodoh tdk bs mnilai suaminy, bgtupn klrgany spt kakek muhar, tdk mncari tau siapa tobi kpd shabatny.. masa kalah sm yg pndidikn n jabatanny rendah tp bs mnilai & tau siapa tobi
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Read All Reviews
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

Terlihat jelas daun-daun yang tumbuh itu berulang-ulang seolah menyambutku pulang. Aku tersenyum mengingat kenang. Terbayang jelas kehidupan masa kecilku, Sinta kecil sedang berlari-lari menggenggam Al-qurán sepulang pengajian. Duh aku rindu, rindu sekali kampung kecil ini.
9.7330.2K viewsCompletedAdded to Library 12.5K Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

Menyulam rindu di jiwa dalam sunyinya lara Merajut serpihan kenangan Menyusun memori kebersamaan kita Ingin ku ulang waktu Mengulang cerita indah yang telah berlalu Senjaku kini terganti Senyummu terpatri dalam benak malamku Dalam bilik-bilik jiwa Datangnya bayangmu di balik khayalan Dibalik tirai yang menerungku dalam bias-bias mimpi Meski terlelap,terpejam mata ini Jelasku lihat indah senyummu Menggiring pada rindu yang tak pudar walau terajam masa Meski umur terus menua Tetap tak mampu hapuskan rindu di celah relung dimensiku Di penghujung malam menyambut pagi Berteman bui-bui sang embun Ku panjatkan seuntai doa
107.2K viewsCompletedAdded to Library 243 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Dan siang yang semula hanya datar, kini punya tekstur: kenangan, pesan, secercah harapan. Ia menulis satu kalimat lagi di catatan kecilnya: > “Yang kecil bisa jadi bekal panjang. Bahkan suara masa lalu pun kadang baru terdengar setelah kita siap mendengarnya.” Kemudian ia berdiri, melipat jemari, meregangkan tubuh, dan menatap jendela. Hari masih panjang. Dan meski tak ada yang pasti, Bumi tahu: lembar-lembar hidupnya belum selesai ditulis.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status