Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dipinang Kakak Angkat

Dipinang Kakak Angkat

Kehidupan yang indah menanti di masa mendatang. SELESAI
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Kau memberiku rumah bahkan ketika kita tak lagi satu atap. Jika suatu hari nanti kau menatap langit yang sama, dan hujan turun perlahan, ingatlah: di suatu tempat, ada seseorang yang menatap hujan itu bersamamu, meski tak lagi di dunia yang sama. Jangan bersedih, Naira. Hidupmu adalah puisi yang belum selesai. Teruslah menulis. Biarkan cintaku menjadi baris yang tak perlu dihapus.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Can't I Be Free?

Can't I Be Free?

Masih ingat dengan koridor itu Tempat itu menjadi saksi Kalian menertawakanku, aku tetap membisu diiringi tangisku Apa salahku? Apa pernah aku menggores luka? Apa kau suka melihatku tenggelam dalam lara? Cukup! Aku ini bukan hewan, aku juga sama makhluk Tuhan seperti kalian Kehidupan di masa depan adalah misteri. Entah apa yang akan didapatkan kesenangan, kebahagiaan, atau bahkan kesedihan. Yang jelas pasti yang diharapkan adalah bagaimana kita bisa menjadi seseorang yang bukan lagi orang sedih atau kesepian. Puisi yang aku sampaikan tadi cukup menggetarkan jiwa. Bagaimana kalian sudah bisa membayangkan seperti apa jalan ceritanya? Jika ada yang bisa menebak alur ceritanya tentunya pasti mas
104.4K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Pada suatu hari nanti, suaraku tak terdengar lagi, tapi di antara larik-larik sajak ini. Kau akan tetap kusiasati, pada suatu hari nanti, impianku pun tak dikenal lagi, namun di sela-sela huruf sajak ini, kau tak akan letih-letihnya kucari'
103.7K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Nanti suatu hari nanti, akan ada titik temu di mana, jenuh mulai menghuni lelah lelah mulai tiba, lalu kata usai di ujung tanduk suatu hari nanti, akan ada sebuah persimpangan di mana perdebatan-perdebatan mulai tak terselesaikan egois mengambil alih lalu kata pisah menjadi satu-satunya pilihan suatu hari nanti, akan ada masa di mana aku maupun kamu mulai beranjak meninggalkan satu sama lain bahkan, tatap satu sama lainnya pun tampak semu
104.2K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

Hari ini jelas bukan hari kerja. Melihat wanita di pelukannya masih tertidur, Alex mengambil ponsel itu dan menurunkan suaranya, tetapi raut wajahnya jelas tidak sabar. "Ada apa? Hari ini akhir pekan, seharusnya nggak ada urusan kerja."
8.9126.4K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Seperti sedang menghadapi anak kecil yang tak patuh, suamiku memijat keningnya, sambil mengeluh, “Sampai kapan kamu bisa buat aku lebih tenang?” Sekarang, bahkan hak untuk diam pun, aku tak punya. Aku hanya menjawab pelan, “Aku mau pulang untuk makan kue.” Hari ini bukan hanya malam tahun baru, tapi juga hari ulang tahunku. Michael terdiam sejenak, lalu berkata, “Aku lupa pesan kue.” Malam ini, semua harapanku benar-benar hancur. Aku menghela napas panjang, tapi di dalam hati sudah membulatkan tekad.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Biarkan semua kesedihanmu menjadi milikku Berikan seluruh dukamu untukku Biarkan ku peluk dunia menjadi milikmu Biarlah semua masa lalu menjadi masa lalu Biarkan masa kini menjadi milik kau dan aku Biarkan kurajut masa depan yang indah bersamamu Kamu telah hidup dalam mimpiku untuk waktu yang lama Izinkan aku menjadikan nyata untuk kali ini Maukah kamu mengukir masa depan bersamaku? Ares. Chrystal membaca sekali lagi, ya benar ada nama Ares di akhir tulisan itu. Berarti Ares yang telah menulis puisi itu untuknya. Chrystal mengangkat wajahnya dan memandang Ares penuh tanya pada Ares yang sedang menatapnya.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Nafsu Gelap Sang Majikan

Nafsu Gelap Sang Majikan

Dia menuliskan sesuatu di sebuah kertas kecil. Begini yang dia tuliskan, “Besok hari Kamis, ingat audisimu. Kau akan sangat indah bersama biola coklat mu. Omong-omong dansamu dengan Raisi itu payah .”
1059.3K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Si Tomboy Hanny dan ayam

Si Tomboy Hanny dan ayam

Untukmu Hati Aku disini Merasa sangat sendiri Hidup tanpamu tiada arti Malam Sampaikan padanya Hariku akan kelam Bila hariku tanpa dia Bulan Sapa dia Sampaikan perasaan Kini Gundah gulana Pagi Cepatlah berganti Sampaikan pada mentari Berikan pesan agar dia kemari Setelah berpuisi aku tertidur lelap.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status