Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sincerity of Love

Sincerity of Love

[RAY] Ku menunggu kabarmu hari ini Menunggu seharian dibuatnya bertanya-tanya Apa yang sedang kamu lakukan Ini sudah lewat sehari [OLIV] Tak ada satu hari pun ku tak memikirkanmu Maka aneh rasanya jika begini Apabila esok hari kau masih seperti ini Tolong jangan lama-lama
102.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Diary Rain

Diary Rain

~Sesi Lagu~ Kapan lagi kutulis untukmu Tulisan-tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu -Jikustik, Puisi- ~Sesi Lagu Berakhir~ Seketika tubuhku membeku. Pikiranku langsung melayang. Suara itu seperti berada tak jauh dari rumahku. Aku langsung menoleh ke arah jendela kamar. Segera aku berlari dan membukanya dengan tidak sabar.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

Suatu saat, aku yakin bahwa akan tiba waktunya untuk menikmati hidup yang jauh lebih indah dari yang sekarang. Malam sudah tiba, itu artinya aku harus memejamkan kedua mata dan menyambut hari esok yang pastinya kuharapkan akan lebih baik dari hari ini. Sedikit bermimpi tentang gadis berpesona anggun itu mungkin tidak masalah, karena setiap orang pasti memiliki sebuah mimpi. --xxx--
103.6K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Lembaran senja menjadi sembilu Sejuta sajak bukan indah terlalu Melainkan pelangi yang tersembunyi benalu Menjadi saksi Sang Maha Tahu Wahai kau, Senja yang mengikat waktu Melepas sembilu menjadi lalu Kemudian hening di fajar yang baru Menanti pelangi berbaju baru. Pagi ini semua tak tampak biasa, banyak murid yang berdiri di depan majalah dinding. Dalam hitungan menit setelah sampai di sekolah, aku bisa mendengar rumor bahwa ada puisi bagus di rubrik mading. Pundakku terasa terangkat, aku bisa merasakan atmosfer teman-teman lainnya yang mungkin saja menyukai puisi yang kutulis kemarin itu. Aku dan Ani, ikut pergi untuk melihat mading, anak-anak kelas sebelah dan kakak kelas juga ikut menger
102.6K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Hima menorehkan tinta pada secarik kertas diatas meja kerjanya lalu mulai menuliskan sesuatu diatasnya: Untuk hati yang masih merindu, pada Ia yang selalu kita tunggu. Untuk hati yang masih menanti, menanti dengan cinta walau itu tak pasti. Iklhas cinta karena Allah, membuat penantian panjang yang tak kan pernah tersia kan.
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 307 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.2K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Pernikahan Kontrak dengan sang Pria Pengganti

Pernikahan Kontrak dengan sang Pria Pengganti

"Semoga hariku esok lebih baik dan lebih menyenangkan daripada hari ini." Ia menggulingkan badannya ke arah kiri, kemudian mengembuskan napas panjang. "Atau mungkin, besok akan menjadi hari paling menyebalkan dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya dalam hidupku. Aku tak ingin hal itu terjadi besok." Terakhir Pramudita memeriksa ponselnya, lantas meletakkan kembali. Dan memilih memejamkan matanya kemudian. Ia terlihat damai dalam balutan mimpinya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Pengorbanan Cinta (Ketika Cinta Tergadaikan)

Pengorbanan Cinta (Ketika Cinta Tergadaikan)

Kemarin adalah kenangan dan pelajaran. Sedangkan hari ini adalah tantangan yang harus terselesaikan, lalu esok adalah tantangan baru untuk memulai kehidupan yang lebih baik. Percayalah, hari ini dan esok, aku ingin merangkai hari-hariku bersamamu selamanya. (Zayyan Haziq Priambudi – Cahaya Cinta Azzura)
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 576 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

"Bila esok ku masih di sini, karena hari ini aku menunggu ... Bila nanti tiada kutemui, akan kuterima suratan ini ... Kubayangkan tentang hari nanti, ku ingin teman dalam hidupku ... Pabila ada cinta yang sejati yang hanya ku lihat dengan hatiku ini ... Akan ku berikan akan ku persembahkan setulus hati ini ... Agar dunia ini menjadi indah di dalam penglihatanku ..." Tidak terasa air bening membasahi kelopak matanya, seketika dia menyeka pipinya dengan tisu.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Rasa yang hilang. Hari yang tak akan berulang. Mentari yang juga enggan kembali bersulang. Masa-masa yang dirasanya begitu panjang. Berlalu hanya untuk menambah nganga luka yang terus-terusan meradang. Semakin dieja, semakin menyesakkan untuk dikenang. Pernah ia mencoba untuk berdamai dan mempersilakan siapa pun untuk datang. Tapi ia ternyata selalu kalah oleh gumpalan luka yang kekal bersarang. Ia pernah berjuang untuk melawan dendam yang mengekang, tapi ketakutan tiba-tiba ikut bertandang. Sebanyak apa pun dirinya berusaha, lagi-lagi langit tetap memilih petang, membungkam gemintang.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as puisi pada suatu hari nanti
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status