Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Kami sama-sama tertawa kecil. Angin sore lewat membawa aroma kopi dari arah kedai sebelah. Aku menoleh. Kedai kecil itu baru buka, papan menunya nempel di kaca dengan tulisan “Kopi Baper - Bawa Pergi, Jangan Baperin Barista”. Sumpah, lucu banget. “Pak, saya pesen kopi dulu ya, biar nunggu Pak Sopir nggak bosan.”
1017.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 674 Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Ifat

Ifat

Bab 38: Hati di Dalam Cangkir Mira menyebutkan pesanannya kepada pramusaji dengan sedikit tambahan permintaan khusus, yaitu kopinya agak bla-bla, susunya sedikit bla-bla, cara mengaduknya harus bla-bla, dan serbuk coklatnya mesti bla-bla. “Ribet sekali mau minum kopi saja,” kataku dalam hati. Tinggal tubruk saja pun!
105.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 137 Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Ipakita ang mga Review (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Basahin ang Lahat ng Review
Berawal Dimodali, Berakhir Dinikahi

Berawal Dimodali, Berakhir Dinikahi

sela Pratiwi. Rasya tersenyum tanpa mau menanggapi perkataan rekan-rekanya lebih lanjut. Lelaki itu lebih tertarik melihat pekatnya kopi yang tersaji di hadapannya. Menuang sedikit pada lepek, Rasya mengirup aroma kopi yang masih mengepulkan asap. Lalu, setelah beberapa kali meniup, matanya membulat sempurna. "Kopi ini kamu yang buat apa orang lain?" sentak Rasya pada Andini.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 112 Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Pemuda Pemikat Gadis Desa

Pemuda Pemikat Gadis Desa

Setelah menghisap rokok, lalu menghembuskan asapnya, Joko menyesap kopi hitam kesukaannya itu. Ekspresi wajahnya tampak sangat menikmati. "Ahh, kopi buatan Bu Sinta emang paling nikmat, dan bisa membangkitkan semangat," ucap Joko dengan nada main-main. "Kamu bisa saja," balas Bu Sinta dengan nada genit. "Maaf yah, gak bisa nemenin, aku lagi masak," lanjut Bu Sinta. "Gak apa-apa Bu, santai saja!" balas Joko dengan riang.
1072.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.5K Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku

Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku

jawabku singkat. "Kalau yang ini, tulisannya apa?" tanyanya lagi. "I love you." "I love you too, Mbak," ujar Soni nyengir. Aku mendelikkan mata, mengerucutkan bibir ke arahnya. Kemudian tanganku mengambil sendok, mengaduk kopi itu hingga gambarnya menghilang. "Yah, Mbak. Jahat banget." "Biarin. Kopinya lebih enak diminum daripada diliatin," ujarku seraya menyeruput minuman yang masih panas itu.
10497.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 12.9K Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Karena aku menggunakan headset, sontak aku melepaskan dan bertanya. "Mas bicara sama saya?" tanya ku. "Hem? oh nggak, saya baca filosofi kopi yang ada dibelakang kamu," jawab nya. Sontak aku melihat ke arah yang ia tunjukan. "Oh," Aku menggunakan headset kembali. Tapi tiba-tiba, dia bilang: "Mbak, Sementara menunggu kopi tersaji, rindu ku resah sendiri, mengisi embun pagi, berharap menemukan jejak dirimu di sela berbatu.”
1070.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Broken Wings

Broken Wings

cetusku merespon percakapannya. "Iya, bagiku kopi itu unik, Mei. Dia pahit, tapi hampir setiap orang menyukainya. Lihat saja sekarang usaha booth kopi makin menjamur, kan. Terlepas kopi yang disajikan hanya sekedar kopi sachet yang diberi es dan gula yang banyak, tapi aromanya disukai hampir semua orang." Dia berhenti berbicara sejenak, "Kalau buatku, kopi itu hampir sama dengan hidup, terkadang sesuatu yang menurut kita terasa pahit di awal, belum tentu rasanya tidak enak. Kopi itu nikmatnya bukan pada saat tegukan pertama, kamu harus menyesapnya perlahan, disana baru terasa kenikmatan kopi. Ciri khas kopinya baru terasa," lanjutnya.
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 267 Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Hello to Papa

Hello to Papa

Aku bahkan tidak pernah menyangka pada diriku bisa melakukan hal buruk yang bisa meruntuhkan semua impianku, masa depanku, kebahagiaanku. Aku terus menatap kopi di hadapanku, kopi yang hampir mirip dengan susu. Kalau tidak salah Kakek Pion menyebutnya Piccolo cofee. Atau apalah itu, aku masih sangat asing dengan nama-nama kopi di sini. Sesekali aku mengaduk kopi milikku, melihat pelanggan yang beragam aktivitas membuatku tersenyum. Terlebih lagi saat aku melihat pelanggan yang tengah mengerjakan tugas kuliahnya.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Can is mine

Can is mine

Mana bisa dia. *** "Bagus gak ya?" Candra memperhatiakam segelas kopi buatannya dengan hiasan emotikon love di atasnya. "Semoga dia suka," Setelah dipikir berulang kali, ia rasa ide dari ibunya tidaklah terlalu buruk tapi untuk membuat puisi rasanya Candra tak mampu. Ia bukanlah pemuda melankolis yang setiap perasaannya bisa ia tuangkan kedalam puisi. Jadi, ia putuskan untuk membuat kopi ala-ala kafe yang ia pelajari dari temannya dulu.
1010.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 268 Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

POV Cahaya “Anjir, aku kan nggak bisa fokus, kenapa sih pada ngomongin aku,” “Alex juga dah ngapain lagi pakai bangga-banggain brian yang bisa merubah ku jadi seperti ini.” “Anjir, lupa nuang kopi, telat lima detik lagi, udah kering kopinya di dripper.” Aku lanjutkan menuang air ke kopi, ini adalah tuangan terakhir penuangan keempat, kurang lebih kurang satu menit sudah ku sajikan ke mereka semua.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 79 Beses bilang puisi tentang kopi singkat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status