Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tertawan Pesona Mantan

Tertawan Pesona Mantan

tanyanya dengan suara yang terdengar ditekan. Aku hanya bisa mengangguk dengan gerakan pelan. Rasa kalut, cemas, dan takut seakan tumpang tindih menjadi satu. Kugigit bibir bawah dengan perasaan yang tak menentu. Ya Allah ... lindungi suamiku ....
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 588 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
TERJEBAK PERNIKAHAN DADAKAN

TERJEBAK PERNIKAHAN DADAKAN

Takut dengan ancaman Tuan Saddil tapi mencoba percaya penuh pada Kak Sananta. Waktu berlalu dengan kegelisahan dalam senyap itu. Juga tentang hatiku yang tak jua siap untuk melihat sebentar saja ke kebunku yang telah menjadi area tambang itu. Sementara rindu pada Kak Sananta hanya bisa kulampiaskan lewat bantal di kamar, meski siang atau sore harinya kami berkabar dengan kondisi jaringan yang suka badmood.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

"Gina, aku ingin memberi tahu pada mu sesuatu. Aku harap kamu tidak terkejut ya..." Pesan singkat itu langsung membuat hati Gina berdebar kencang. Rina bukan tipe orang yang suka mengirim pesan dengan nada seperti itu kecuali ada hal serius yang terjadi. Tanpa berlama-lama, ia mengetik balasan dengan jari yang sedikit gemetar. "Memangnya ada apa, Rin? Kamu bikin aku jadi cemas nih..." Dalam hitungan detik, balasan datang dengan cepat.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

“Semua ini bikin aku merasa tidak menentu. Aku hanya ingin semuanya baik-baik saja.” “Semua akan baik-baik saja. Ingat, kita sudah melalui banyak hal, dan kita akan melewati ini juga. Kita punya satu sama lain,” ucapnya, duduk di sampingku. Ia meraih tanganku, menggenggamnya erat. Aku merasakan ketenangan dari sentuhannya, tetapi rasa cemas itu masih terbayang. “Bagaimana jika hasilnya tidak seperti yang kita harapkan?” tanyaku, suara bergetar.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
Ry & Ruu

Ry & Ruu

Kebiasaan masyarakat adalah bersantai di akhir pekan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata, dan sepertinya mereka masih belum pulang sehingga kereta kosong. "Untung keburu," komentar Rin setelah diam beberapa lama mengatur napasnya. Namun, meskipun berusaha bernapas dengan normal, tetap saja dia tersengal. Ry mengangguk, membenarkan. Mulutnya terbuka, dia mengambil napas dari sana. Degupan jantungnya masih sekencang tadi, dia masih cemas dan gugup. Masih berharap Rin salah lihat karena jika memang benar-benar Mama yang dilihatnya, dia akan tamat. Ry menggigit bibir, kepalanya menggeleng pelan beberapa kali, dan terisak. Tak sadar dia menangis saking takutnya.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
Dinikahi Calon Suami Mama

Dinikahi Calon Suami Mama

Selalu saja lupa tempat jika soal rindu. Rindu tak bertemu beberapa jam ternyata semenyiksa itu. "Aku cape, biarin aku istirahat sedikit. Mas jangan pergi ya, temenin aku di sini ... tunggu aku buka mata lagi ... dan kita rawat anak kita sama-sama ... aku janji nggak bakal buat mas cemas lagi," katanya lirih, lalu mulai menutup mata.
1023.1K viewsOngoingAdded to Library 484 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
Teror Mantan

Teror Mantan

Aku merindukan cara dia membuat segalanya terasa lebih ringan, bahkan di tengah semua masalahku. Alex bergegas menyebrang jalan dengan lari kecilnya, seolah tak sabar untuk sampai ke rumahku. Aku masih berdiri di balik gorden, menatapnya dengan perasaan campur aduk. Ada rasa rindu yang menyelinap di hati, tapi juga cemas yang tak bisa kuabaikan.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 240 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
Dekapan Hangat Musuh Kakakku

Dekapan Hangat Musuh Kakakku

Rasa ringan itu diikuti oleh memori-memori samar yang menghantuinya, potongan gambar tentang kegelapan, napas yang berat, dan sentuhan hangat yang terasa terlalu nyata untuk sekadar bunga tidur. ​Siska mulai sering melamun di meja makan, menatap Rendy dengan pandangan bingung. "Kak... akhir-akhir ini aku sering bermimpi aneh." bisiknya suatu pagi, jemarinya gemetar memegang cangkir. ​Rendy, yang sedang memotong roti dengan tenang, hanya mengangkat alisnya dengan simpati yang sempurna. "Mimpi apa, hm? Mungkin kau hanya kelelahan."
666 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Dia meleleh dengan cukup mudah. “Aku hanya tidak menyukai rasa rindu itu," gumam Bree. Rad menghela napas. “Tapi tidak seperti ini, Bree.” “Aku tahu, tapi aku ingin bersamamu. Aku tidak ingin menunggu dalam khawatir dan ketidakpastian. Aku benci itu.” Rad mendesah untuk kesekian kali, lalu mencondongkan tubuh ke depan, menyadarkan kepala pada bahu Bree.
9.538.0K viewsCompletedAdded to Library 912 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
Jarak Rindu

Jarak Rindu

Langkahnya terasa lebih berat dari biasanya ketika mendekat. “Duduk,” Nandini menunjuk kursi di seberangnya. Naya duduk. Suasana di ruangan sunyi, hanya terdengar dengung AC tipis. “Nervous?” tanya Nandini tanpa basa-basi. “Sedikit,” jawab Naya. Tapi lalu meralat jawabannya dengan lebih jujur “Sangat nervous.” Nandini mengangguk, seolah jawaban itu sudah ia perkirakan. “Bagus.”
10692 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as sedikit cemas banyak rindunya
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status