Belahan Jiwa
Meni Bari
tanya Nina sedikit berbisik.
“Kalau kamu mau ambil aja Nin,” jawabku cuek melanjutkan pekerjaan.
“Yaelah Udin mau di kemanain, yang ada nanti aku digorok sama dia,” cetus Nina.
“Idih, ngeri juga ya lakimu,” kekeh Risa.
“Mbak, bisa tidak kalau kerja jangan sambil ngobrol. Saya ada urusan lain ini,” cela salah satu pelanggan.
Hot Chapters