Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Setiap kalimatmu memperkuat mereka. “Aku tidak mengerti!” jeritku. “Sinta, dengar aku. Ada satu cara untuk keluar. Ubah napasmu. Jangan beri mereka ritme. Jangan beri mereka kata.” Aku menutup mulut, menahan napas sekuat yang aku bisa. Selama beberapa detik, dunia menjadi sunyi. Layar monitor gelap. Suara mesin berhenti. Tapi di kegelapan itu, sesuatu berbisik, bukan Arga, bukan Hana, bukan manusia.
717 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Langkah yang Tidak Terdengar Tidak ada suara pintu dibuka. Tidak ada langkah kaki yang jelas. Tapi— kami semua tahu. Seseorang sudah ada di dalam. Udara berubah. Tekanan terasa berbeda. Seperti ada sesuatu yang “mengisi” ruang kosong itu. Dan perlahan— dari kegelapan di ujung ruangan— sesuatu bergerak. Siluet. Tidak jelas.
10856 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Moonbound Deception

Moonbound Deception

The door moved again, this time without a sound. And that was even scarier. The silence left behind... devoured us whole. Once the silence fell, Kael sat in the wooden chair in the corner of the room. His eyes lowered to the floor, deep in thought. The dim light from the chandelier cast long shadows dancing on the walls. Marcus and I sat as well, exchanging glances, as if we were all thinking the same thing but none of us brave enough to say it first. The ticking of the clock sounded like a hammer beating through the quiet.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Ikatan Darah dan Giok Anora

Ikatan Darah dan Giok Anora

"Tidak pernah mengeluhkan apa pun, ke siapa pun..." Kael tidak menjawab. Sunyi itu merayap pelan, bukan menghantam, melainkan menyusup. Menunggu. Di sudut ruangan lain, Ink, Sebastian, Veyron, Orion, Drazel, Ashlyn, Alaric dan siluman naga berdiri dengan jarak yang lumayan jauh. Mereka berbicara lirih, seolah suara yang terlalu keras bisa merusak sesuatu yang rapuh.
821 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

"Kalau kau merasa sakit, bilang saja padaku." Kinan mengangguk pelan, ia kemudian memejamkan matanya. Dingin itu masih menjalar, mungkin butuh beberapa waktu hingga benar-benar hilang. Masih dengan menutup matanya, Kinan menarik Noah memberikan instruksi agar pria itu menggenggam tangannya yang terasa beku. "Aku butuh genggaman, tanganku seperti mati rasa."
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Doa itu bukan dalam bahasa yang dimengerti, tapi memiliki bobot. Di sisi lain, Bara dan kelompoknya duduk bersila dalam formasi lingkaran. Mereka tidak bersuara. Tapi keheningan mereka sangat terasa. Seperti tirai tak kasat mata yang mengelilingi desa, meredam setiap desir angin, setiap napas. Rakasura melangkah ke tengah kedua kekuatan itu. Suaranya pelan, tapi didengar semua:
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

Suara sendok yang beradu dengan gelas menjadi satu-satunya yang terdengar, mengisi keheningan. Silvi membuka kulkas, mengambil satu botol air seolah tak terjadi apa-apa. Ia meneguknya perlahan. Lalu menatap mereka satu per satu dengan tatapan dingin dan tanpa senyum. Lalu bibirnya melengkung. Bukan senyuman ramah, tapi senyuman yang merendahkan. “Oh, lanjutkan saja pembicaraan kalian,” ucapnya ringan, “Kebetulan aku memang kesulitan mendengar suara orang-orang yang tidak tahu level mereka. Jadi aku tidak akan mendengar apa pun.”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Namun sekarang, tidak ada kehidupan, hanya sunyi dan suara desir angin. “Tempat ini…” bisik Aoka. “Ada sesuatu yang tidak beres.” Itachi mencabut pedangnya, matanya menyapu sekeliling. Tiba-tiba Nala berhenti. “Kita tidak sendiri…”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

​Dari celah itu, terdengar sebuah bisikan yang sangat pelan namun mampu membuat seluruh bintang di langit Nuranipura bergetar karena ketakutan. ​"Kalian pikir kalian telah benar-benar menang?" bisik suara itu, terdengar seperti angin dingin yang menusuk tulang. "Kalian hanyalah sekadar warna yang menari di atas kanvas yang akan segera membusuk dimakan waktu. Aku adalah 'The Eternal Silence', dan aku datang untuk membungkam setiap kata yang pernah kalian ucapkan."
736 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Ia segera memanggil Sarah, Amara, dan Yuki. "Kita punya masalah baru," ujar Surya, wajahnya kembali menjadi topeng kaisar yang mematikan. "Ada entitas bernama The Critic of Silence. Dia menganggap realitas yang tidak bisa diawasi sebagai 'sampah' yang harus dibersihkan. Dia tidak akan menyerang dengan pasukan; dia akan menyerang dengan 'Keheningan'." Sarah Vance segera memeriksa data-data kuno yang ia simpan. "Keheningan? Maksudmu... dia akan membungkam kemampuan kita untuk berkomunikasi dan berimajinasi?"
707 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai silent voice koe no katachi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status