Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Tanya SangHyang Rahu. "Sebentar lagi Sinuwun…,Setelah Roh Para Pembunuh yang disebut Psychopath itu terkumpul, Maka Akan Menyatu Pada Sembilan Asura Denawa Terkuat Untuk Menghancurkan Kaum Manusia sendiri...!,Hamba Memancing Resi Jagadnata(Sitija/Bhoma).Untuk Melemahkan Kekuatannya sendiri…,Dengan membunuh Makhluk yang Seharusnya Dia Lindungi sendiri Sinuwun …,Yaitu Kaum Manusia …,Manusia Adalah Makhluk Tidak Berguna…,Mereka Perusak Bhumi…!,Menebarkan Kotoran Di Muka Bumi…,Polusi…,Suka Membunuh Sesama dan Makhluk Hidup Lainnya…,Senang Selalu Berperang Antar Sesamanya…!,Maka Hamba akan membantu Mereka merusak Bumi dengan Kebejatan Mereka Sendiri…,Mereka Memanggil Hamba dengan Berbagai N am
7.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Di festival tersebut, kalian bertemu dengan delegasi dari Semesta Sonus—sebuah dunia di mana tidak ada bentuk fisik, hanya suara. "Kami ingin belajar tentang 'Warna' dari kalian," kata pemimpin Sonus yang berupa getaran nada C-major yang stabil. "Dan kami ingin belajar tentang 'Harmoni Murni' dari kalian," jawab Nari. Pertukaran budaya ini menciptakan jenis sihir baru: Sihir Sinestesia, di mana suara bisa disentuh dan warna bisa didengar. Namun, festival itu diganggu oleh Sekte Keheningan Mutlak. Mereka adalah kelompok radikal yang percaya bahwa suara dan warna adalah gangguan bagi kesucian kekosongan.
967 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Retakan melebar. Cahaya merah menyembur tinggi. “Dia dikorbankan…” Bu Seno terisak. “Dikunci di bawah pendopo agar roh jahat tidak keluar. Tapi ternyata… dia bukan roh jahat.” Aruna menatap sinden itu dengan mata basah. “Dia hanya ingin didengar.” Sinden itu berhenti menjerit. Ia memandang Aruna. Untuk pertama kalinya, suaranya terdengar jelas tanpa gema.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
Milky Legends

Milky Legends

Jawab Gadis misterius tersebut. “KAMU BUKAN MINORI, NAMAMU MIRANA!! ALFREDO MIRANA!!” Ujar Selon dengan suara yang keras. “Diam Kau, Sampah! Aku sangat membenci kalian!” Minori mulai memancarkan aura yang sangat gelap. “Aura apa itu?!” Morine. “Aura hitam, aura kebencian... Konon itu merupakan Aura energi negatif, aura penuh kejahatan.” Nina.
9.811.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Makhluk-makhluk yang lahir dari dosa dan pengkhianatan terhadap harapan dan cahaya. Sahasika menatap salah satu iblis bernama Amara, berbentuk kabut berwajah manusia, dengan mata merah menyala dan lidah berapi. “Kau mencium aroma kemenangan, Amara?” “Aku mencium ketakutan, Mahadewiku. Di hati para bintang muda mereka mulai meragukan cahaya Senandika, tetapi di hati para bintang tua, Senandika tetap tidak terlupakan.”
1028.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Sisik-sisiknya yang hitam berkilau seperti obsidian dalam cahaya obor kota, matanya yang merah menyala seperti dua bara api neraka—jendela ke dunia dimana jiwa-jiwa tersiksa. Di punggung naga itu, duduk Siken dengan postur tegak dan angkuh seperti raja kegelapan. Rambut hitamnya yang panjang berkibar seperti bendera kematian, armor birunya berkilau dingin dalam kegelapan seperti es yang ditempa dari keputusasaan. Tangannya yang pucat memegang tali kendali yang terbuat dari rantai hitam yang ditempa dalam bara api Gunung Akhir, mengendalikan Mandrasath dengan ketepatan yang menakutkan.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
The Mafia Billionaire

The Mafia Billionaire

Dan Trixie pun tidak bisa untuk tidak terkejut, ketika manik biru safirnya bersirobok dengan sesuatu yang berada di di belakang sebuah kursi dan meja kerja. Napas gadis itu pun serasa tercekat di tenggorokannya saat melihat sebuah gambar besar yang terlukis di dindingnya. "Tengkorak hitam?" Guman Trixie pelan sembari menatap takjub pada gambar besar yang melukiskan tengkorak kepala manusia dengan warna segelap malam tanpa bintang. Ada siluet dua senjata yang teracung di bagian kiri dan kanan tengkorak itu, seolah senjata itu adalah telinganya.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 641 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
DECEMBER DAWN : THE PROPHET

DECEMBER DAWN : THE PROPHET

katanya sambil tersenyum senang. Dia terlihat seperti masokis. Sial, tubuhku merinding... Pria gila itu menengok ke arahku dengan senyumnya yang bisa kukatakan mengerikan. Uh... tolong jangan perjelas ini, dia seperti penjahat kelamin dan aku tak ingin membicarakannya. “Selanjutnya... aku harus memilikimu,” katanya. “Artefakku yang lain menunggu untuk dibangkitkan... kemarilah, hartaku...”
358 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

Orang-orang yang mengalami kerasukan biasanya akan berjoget memakai gerakan pencak silat atau juga pamacan (sebutan makhluk gaib sejenis macan), karena biasanya yang merasuki mereka adalah karuhun dan makhluk gaib, juga khadam yang ada di diri masing-masing. ❖ Ain bisa juga terjadi pada benda mati atau disebut pula ain haasidah, yaitu pandangan yang ke luar dari jiwa seseorang yang merasa dengki dan ingin agar orang atau benda yang ia pandang itu rusak atau sakit. Jadi pandangan ini ke luar dari jiwa yang kotor melalui mata dengan tujuan agar yang di pandang itu sakit atau rusak.
9.95.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
MISTERI KEMATIAN ART-KU

MISTERI KEMATIAN ART-KU

Baik suamiku maupun aku sendiri langsung mengucap istighfar, tetapi baru saja hendak merobeknya, aku melihat deretan tulisan yang berada di balik kertas foto itu. "BERHENTI MENCARI TAHU SEBAB KEMATIAN ART KALIAN ATAU KAMI TERPAKSA MENAMBAH KORBAN!" Bunyi tulisan di belakang foto itu sontak membuatku menggigil ketakutan. Begitu pun Mas Reno yang langsung mengusap pelipisnya lalu menjatuhkan tubuhnya kembali dengan kasar ke atas sofa dengan wajah dipenuhi rasa khawatir yang sangat.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai sinister artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status