Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Ardan kembali fokus berdzikir, sedangkan Reta segera berdoa dan melipat mukenahnya, ia segera naik ke kasur untuk menenangkan Adam yang terdengar meringik, sepertinya ia mulai mengantuk lagi. "Adam, jangan bobok dulu ya Nak. Kan masih Maghrib." Reta tersenyum mencium pipi Adam yang begitu chubby. Reta memandangi muka Adam yang terlihat lucu. Ardan mulai mengaji ketika terdengar dering pendek di gawai Reta. Reta meraih gawai yang tak jauh dari Adam. Ridha mengirim sebuah pesan. Reta segera membuka pesan dari Ridha. Biasanya pesan dari Ridha selalu menghibur. Reta menarik napas panjang, menahan senyum bersiap membuka pesan dari Ridha yang mungkin akan mengocok perutnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

Tak boleh ada sesuatu hal yang disembunyikan, sekecil apapun itu. Bagiku, setelah menikah tak ada yang namanya privasi. Itu menurutku sendiri. Bergegas aku meraih ponsel itu lalu mendudukkan tubuhku di tepi ranjang. Dengan lincah jemariku mengutak-atik layar pipih tersebut. Hal yang pertama kubuka adalah aplikasi berkirim pesan. Keningku berkerut saat aku usap sampai ujung bawah tak ada pesan mencurigakan, tak ada pesan yang dikirim oleh kontak seorang wanita.
10102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
PESAN YANG DIKIRIM OLEH TETANGGA

PESAN YANG DIKIRIM OLEH TETANGGA

tanya Reynand. "Mas buka sendiri saja," titah Aretha. Hal tersebut membuat Reynand bertambah merasa penasaran. Dengan segera Reynand membuka amplop yang sedari tadi ia pegang. Setelah terbuka, Reynand mengambil isi di dalamnya lalu membacanya. Sedetik kemudian Reynand tersenyum, setelah tahu jika istrinya saat ini positif hamil. Ia tidak menyangka jika akan secepat ini.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Lalu mengirimkan video itu ke dalam grup. Lalu aku mengubah rekaman itu menjadi lampiran email, mengirimkannya secara massal ke semua teman dan rekan kerja yang kukenal. Hidupku hanya tersisa satu hari lagi. Aku telah membuka kedok asli Penny di depan Billy dan Reza. Setelah mematikan ponsel, aku mengangkat koper dan pergi dari penginapan. Pergi dari Kota Baran untuk selamanya.
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Jodohku Muridku Sendiri

Jodohku Muridku Sendiri

gi untuk mandi di dalam kamar mandi ia bersenandung entah apa yang membuatnya seperti itu, ia mulai mengguyur tubuhnya dengan air dingin ia merasa semua beban hilang namun realitanya tidak begitu, semua begitu cepat sekarang ia sudah berpakaian rapi ia menatap dirinya di pantulan cermin ia tidak percaya dirinya sudah berumur hampir 25 tahun padahal ia masih terlihat masih muda ia sedikit mengoles lipstik ke bibirnya "Perfeck" ia sudah selesai semuanya ia merapikan tempat tidurnya yang sedikit berantakan "Tok..tok...tok...tok..." suara pintu di ketuk "Permisi ini ada pesanan makanan atas nama Bu Sherin" teriak seseorang di luar, Sherin sedikit terkejut ia heran padahal ia tidak memesan makana
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Surat Dari Venus

Surat Dari Venus

Tulis mimpimu, lalu bakar di bawah sinar rembulan. Saat ini aku baik – baik saja bersama keluargaku Ran. Aku berharap kita bisa bertemu di waktu yang tepat. Ada banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu. Mulai hari ini, aku akan sering mengirim surat padamu. Balaslah surat ini, dan kirim ke alamat ini POBOX 1717 Sleman 55264. Maafkan aku karena tidak bisa menjelaskan banyak hal disini. Someone who miss you,
9.95.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Kamu Hanya Milikku Seorang

Kamu Hanya Milikku Seorang

Isi surat: "Untuk putriku yang kusayangi. Jika kamu sudah bangun segera pergi mandi! Lalu sarapan! Dan kerjakan prmu!. Dan ayah ingin memberitahu bahwa kami telah tiba di sini dengan selamat. Beritahukan hal ini kepada Alex juga. Ini saja yang ingin ayah sampaikan." Selesai Yuna dan Alex membaca, Yuna menjadi lesu. "Sudah aku duga, isinya ceramah dari ayah. Aku disuruh mandi, lalu makan, lalu mengerjakan prku? Pr? Memangnya kita ada pr ya Alex?" tanya Yuna. "Hm... Tunggu sebentar, biar aku coba mengingatnya... Oh! Benar! Kita ada, pr! Kenapa bisa, aku lupa?!" Alex baru ingat.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Surat Kecil Dari Mama

Surat Kecil Dari Mama

Lina saat ini berusaha menerapkan tiga kata dalam hidupnya; terima kasih, maaf dan tolong. Wanita paruh baya itu mencari letak pulpen untuk menandatangani beberapa dokumen yang sudah menumpuk dihadapannya. Namun nihil tidak ada pulpen, Lina membuka laci mejanya bukannya pulpen yang dia dapat melainkan sebuah note, atau diary? LINA'S DIARY Judul buku tersebut, dari covernya memang nampak seperti buku diary, namun ada gembok kecil yang menutup buku rahasia bercover hitam itu.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Semoga Dia Sebebas Angin

Semoga Dia Sebebas Angin

] Aku mengklik kirim. Email ini adalah balasan untuk diriku sendiri sepuluh tahun yang lalu. Yang juga merupakan email untuk diriku di masa depan. (Tamat)
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Ku Tentukan Takdirku

Ku Tentukan Takdirku

“Surat untuk diriku sendiri. Yang dulu… sering merasa tidak cukup.” Adrian menatapnya dengan lembut. “Dan sekarang?” “Sekarang aku tahu,” jawab Alya sambil tersenyum. “Aku tidak harus cukup untuk siapa pun. Aku hanya harus jujur pada diriku sendiri.” Mereka terdiam beberapa saat, menikmati suara ombak yang berkejaran. Adrian membuka satu kaleng dan menyerahkannya padanya. “Untuk lembar baru?”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai surat untuk diriku sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status