Tanah Makamku masih Basah, Mas
"Jangab, Lif. Dengan kamu saja sebenarnya juga cukup. Lagian kalau Dhira dipanggil ke sini, siapa yang jagain Jingga main? Ya, 'kan?"
Alif mengangguk-angguk sebagai jawabannya.
"Jadi gimana, Mas? Apa yang masu disampaikan?" tanya Alif.
"Aku sedang dalam proses ta'aruf, Lif."
"Alhamdulillah. Dengan siapa, Mas?" tanya Alif antusias.
"Putri sulung seorang pemuka agama dan punya pesantren juga."
"Wah, bagus itu, Mas. Aku yakin, mbak calon ini adalah seorang yang tidak hanya cantik saja, tapi juga baik akhlak dan pekertinya. Terutama di tiang agamanya."
Hot Chapters