ห้องสมุด
กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

jawabnya. “Tapi Mah, Yutta gak pernah ketempat beginian. Lagian ini tempat orang-orang sosialita, Yutta malu Mah.” Yutta mencoba menolak ajakan calon mertuanya itu. Dan ia juga tidak pernah melakukan perawatan sebelumnya, jangankan untuk perawatan, untuk makan sehari-hari saja dia harus banting tulang terlebih dahulu. Apa lagi ini tempatnya elit, Yutta rasanya ragu dan malu untuk masuk ke dalam sana.
2.8K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 99 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
KEMELUT CINTA

KEMELUT CINTA

Mereka mewawancarai Bu Yati. "Kejadiannya cepat sekali," kata Bu Yati yang menjadi pengurus panti asuhan kami. Dengan mata berkaca-kaca dia bercerita di depan reporter TV. Aku berada di belakang kameramen bisa dengan jelas raut kesedihan di wajahnya. "Kami mendengar ledakan. Lalu jeritan kepanikan. Angin membuat api dengan cepat merambat ke bangunan kami. Nyaris tidak ada barang yang tersisa. Bahkan seragam sekolah dan buku-buku habis semua."
101.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 28 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
PELET CINTA LOLITA!

PELET CINTA LOLITA!

Celetuk Melisa, mengisyaratkan ada sesuatu dibalik kalimat tanyanya. “Kena-why emang, Mel?” “Kagak! Masa Abang gue semalem katanya liat lo lagi beli cincin sama cowok. Gue bilang aja dia katarak. Ya kali lo beli cincin, mau buat kawin sama bayang-bayangnya Bang Ad-tiiiittt!” “Heum, iya, nggak mungkin.” Gagap Lolita. Ia tidak tahu jika semalam ada yang mengenalinya. Tahu begitu, ia menyarankan untuk membeli secara online saja.
ตอนยอดนิยม
108.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 304 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

Mencari nomor ponsel Kak Jelita dan langsung menelponnya melalui panggilan video W******p. "Kak! Mati aku!" teriakku histeris saat Kak Jelita mengucapkan salam. "Sudah sampai?" tanyanya. "Sudah barusan, Kak. Kak, aku kentut di depan keluarga suamiku, malu banget, Kak!" "Ha-ha-ha!!!" Suara tertawa keras dari Ibu dan kedua saudaraku. "Aku malu, Kak!" "Kebiasaan, kalau takut pastinya langsung mules begitu, ha-ha-ha!" Kak Jelita tertawa puas menertawaiku.
5.545.3K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.4K ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
The Seductive Revenge

The Seductive Revenge

Jelita ingin sekali curhat kepada kedua sahabatnya itu. Paling-paling mereka malah mengoloknya alih-alih memberikan solusi, sama seperti saat Jelita bercerita sebelum ia berangkat dinas bersama Dexter ke Nusa Lembongan. Sambil tos kompak dan terkekeh geli, Kevin dan Tania malah menyumpahinya agar bisa bercinta sampai puas dengan lelaki itu, dan ternyata sumpah mereka yang absurd itu pun benar-benar terjadi!
9.856.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.1K ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่านรีวิว (17)
อ่าน
+ห้องสมุด
Black Aurora
lagi2 kesalahan teknis ...... setelah bab 100 malah loncat bab 104. tadinya aku mau save dulu, eh malah kepencet tayang ......... maap ya, kalo mau jangan dibuka dulu bab 104, tapi kalo udah keburu buka ya nanti pas giliran bab 104 muncul jangan dibaca lagi ya .........
Vella Febrian
tor terima kasih bnyak sudah mnyajikan karya semenarik dn sebagus ini,sprti biasa karya2mu gak usah diragukan lagi..yg prnh bca novelmu pst akn sll ketagihan,dn honestly crtamu yg ini mlebihi ekspktasiku krn emg sekeren itu..smpe ktmu lgi dicrtamu yg lain yah tor,aku sll mnantikannya
อ่านรีวิวทั้งหมด
Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

beberapa butiran bulat seperti kelereng di lesatkan Ratu Lentik setelah mengambilnya dari balik pakaian, Mantili terkejut karena belasan benda bulat itu menderu ke arahnya, beruntung ia lekas lambungkan tubuh ke udara hingga belasan benda bulat bercahaya ke kuning-kuningan itu hanya menerpa udara kosong dan meledak seperti petasan. “Gila..! Benda apa yang telah ia lesatkan untuk menyerangku itu?” pikir Mantili dalam hati setelah kedua kakinya menjejak kembali ke tanah. “Sial..! Bola-bola Kematian itu tak satu pun mengenai sasaran..!” umpat Ratu Lentik. “He.. he.. he..! Ternyata kelereng milik si Lenggo yang tengah kamu mainkan itu ya? Dasar wanita murahan..!” seru Mantili diiringi tawanya.
103.8K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 131 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

Sementara pelanggan lain di kedai itu hanya sekali menengok melihat kepada mereka. “Gila! Perempuan Iblis itu memangsa anak kecil juga untuk memuaskan asmara bejatnya.” Itu kata pikiran beberapa orang yang melihat gelagat Iblis Jelita. “Kalau kau tidak ada, siapa yang merawat ibumu di rumah?” tanya Iblis Jelita. “Ada adikku yang pelempuan. Namanya Linta Kemili....” “Linta Kemili atau Rinta Kemiri?” tanya Iblis Jelita sambil mengepalkan tangan kanan dan kirinya bergantian di depan dadanya yang membusung menggoda.
107.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 247 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
Cinta dalam Pelarian

Cinta dalam Pelarian

Reina disibukkan dengan begitu banyaknya cokelat dan hadiah yang dititipkan kepadanya. “Sebanyak ini cokelat di hadapanku, tapi tak ada satu pun yang untukku,” keluh Reina jengkel, sambil menatap tumpukan cokelat berpita cantik di mejanya. Kay tertawa mendengar uneg-uneg sahabatnya. “Ini deh… Aku berikan satu untukmu…” ucapnya sambil mengeluarkan satu kotak cokelat dan memberikannya pada Reina.
101.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 42 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

"Lena! Apa yang sebenarnya terjadi? Kamu ngomong apa sampai Vincent bisa tahu?" Kepala Elena terangkat, wajahnya penuh air mata dan juga sorot kebencian. "Bukan aku! Aku nggak bilang apa-apa! Pasti Lena! Pelacur itu yang ngelakuin sesuatu ke Vincent! Dia iri! Iri karena aku bahagia dan dia nggak! Dia bikin aku kelihatan bodoh hari ini! Ayah, Ibu, kalian harus kasih dia pelajaran! Pelajaran yang keras!"
12.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 336 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

“Iya, Kau benar.” Bu Eli menunduk sedikit. “Bahkan ia sampai mempertaruhkan nyawanya.” Ken tidak menjawab, ia hanya menghela nafas pendek. Beberapa detik kemudian ia membuka tablet di tangannya. Ia mulai mencari berita tentang desa terpencil itu. Tiba-tiba sebuah berita muncul di layar. Ken seketika terdiam dengan matanya yang perlahan membesar. “Tidak mungkin…”
1015.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 310 ครั้งในชื่อ cerita kelentit
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status