Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
jawab Pram sembari mematikan kompor.
Tak lama kemudian, Pram melangkah ke meja makan besar yang terbuat dari kayu jati berukir.
Ia menghidangkan masakannya satu per satu dengan tata letak yang rapi layaknya hotel berbintang.
Di sana, Daniah, Bondan, Andri, dan Sinar sudah duduk manis menanti.
Meja makan yang dulu selalu penuh dengan tawa Sisil dan anak-anaknya, kini diisi oleh orang-orang yang telah merampas kebahagiaan itu.