MALAM GILA DI RANJANG MERTUA
Matanya menyapu sekeliling, mencari keberadaan para ART, bahkan mengabaikan pertanyaan ibunya sendiri.
Mendengar teriakan yang memekakkan telinga itu, dua orang ART segera berlari menghampiri Nadia dengan wajah pucat.
“Itu, lihat! Berantakan! Bersihkan, lalu masukkan ke kamarku. Jangan sampai ada yang lecet. Barang-barang itu mahal—harga diri kalian berdua saja bahkan nggak sebanding dengan belanjaanku!!” ucap Nadia pongah sambil menunjuk tumpukan tas belanja yang berserakan.