Ranjang Hangat Tuan Presdir
ucapnya sambil menunjuk paper bag yang dibawa Bi Murni.
“Terima kasih, sayang,” ucap Karin sambil mengelus kepala Keenan.
“Iya, Mama. Mama harus cepat sembuh. Mama kan sudah janji mau main sama Keenan.”
“Iya,” jawab Karin.
“Maaf ya, Non Karin. Kami baru datang sore, soalnya tadi siang kan Tuan Keenan masih harus les renang,” ucap Bu Murni.
“Iya, Bi. Nggak apa-apa kok.”