Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Harta, Cinta dan Mahar Emas yang Orangtuamu Minta

Harta, Cinta dan Mahar Emas yang Orangtuamu Minta

“Kenapa Toke Sofyan menghina nasibku?” “Jangan tanyakan padaku salahnya, Dam. Karena kamu pun tahu, tidak ada yang salah dengan hidupmu, yang salah adalah mereka yang menilaimu sebelah mata. Ingat filosofi kopi tadi? Kamu akan terlihat baik di mata mereka yang menyukaimu, karena itu, fokuslah dengan yang mencintai, bukan yang membenci. Paham?” ujar Toke Jaya lagi. Sekali lagi, pria itu menepuk pundak Adam. Ingin dibebaskannya Adam dari semua ketentuan perjanjian atas emas seratus mayam itu setelah melihat luka yang disimpan Adam selama ini.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
My Sexy Wife

My Sexy Wife

Mobil milik Faye akan di antar ke rumah oleh salah satu anak buah Arche, sehingga mereka berangkat menggunakan satu mobil. Faye memperhatikan cangkir kopi nya, dia terdiam beberapa saat ketika satu seruput kopi berhasil lolos di tenggorokan nya. “Kopi apa ini?” Tanya Faye. “Kopi gayo,” jawab Arche. “Kopi Gayo salah satu kopi paling enak di Indonesia bahkan dunia. rasa nya yang sangat seimbang tidak terlalu kuat maupun pahit. Kau tau? Bahkan kopi itu pernah dinominasikan menjadi kopi terenak di dunia yang pernah diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of America,” jelas Arche. Faye mengangguk, dia setuju soal rasa kopi nya yang enak, ini kali pertama Faye meminum kopi itu dan dia pa
2.3K viewsOn holdAdded to Library 72 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Tertawan Pesona Bos Duda

Tertawan Pesona Bos Duda

Bukan tidak mungkin ada orang-orang jahat di luar sana yang ingin menghancurkan La Luna. Kai menyandarkan tubuh di kursi. Tidak satu pun dari daftar menu itu yang berhasil dicernanya. Ia berdiri lalu pergi ke pantry. Diseduhnya kopi Bajawa dan membawa ke ruang kerjanya. Siapa tahu, wangi bunga kopi dari timur Indonesia itu bisa mengembalikan konsentrasinya. “Apa saya sudah bisa meneruskan daftar menu ke masing-masing section, Bos?” Asistennya datang ketika Kai baru saja menyesap kopinya meninggalkan rasa asam di rongga mulut.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 395 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Moonlight Kiss

Moonlight Kiss

Bagaimana bisa para keparat dalam video itu menciptakan senjata biologis dan menguji cobanya kepada manusia? Gila. Aku mendekatkan gelas dan mulai menghirup aroma kopi. Untunglah aku memilih cafe au lait, setidaknya kuharap kopi ini mampu mengalihkanku dari kasus pembunuhan. Semerbak wangi biji kopi arabica bercampur sentuhan manis dan creamy dari susu sedikit menenangkan pikiranku. Fifty Fifty. Lima puluh lima puluh. Komposisi kopi cafe au lait seharusnya berbanding sama antara proporsi kopi dan susu. Hitam dan putih. Pembunuhan dan kehidupan. Yin dan yang.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

POV Cahaya “Anjir, aku kan nggak bisa fokus, kenapa sih pada ngomongin aku,” “Alex juga dah ngapain lagi pakai bangga-banggain brian yang bisa merubah ku jadi seperti ini.” “Anjir, lupa nuang kopi, telat lima detik lagi, udah kering kopinya di dripper.” Aku lanjutkan menuang air ke kopi, ini adalah tuangan terakhir penuangan keempat, kurang lebih kurang satu menit sudah ku sajikan ke mereka semua.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Raynal menarik kembali tangan kanan beserta kopinya yang barusan akan ia berikan ada Raina. “Kamu main hp, kenapa tahu kalau aku nguap berkali kali” protes Raina sambil mengambil cup kopi yang masih di pegang Raynal. “Mau lanjut kemana?” tanya Raynal. “Pulang” jawab Raina singkat. “Ok, setelah kopimu habis” Raynal menunjuk cup kopi milik Raina yang masih penuh. “Yang benar saja ini masih panas” Raina memeriksa kopinya yang memang benar masih mengepul dan terasa panas di tangan.
18.9K viewsOngoingAdded to Library 698 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

celetuk Rian tanpa menoleh, gayanya sok filsuf. “Mau kopi nggak? Biar pahitnya hidup lo kalah sama pahitnya biji kopi pilihan ini. Gue seduh pake air mata kegelisahan.” “Lebay deh Lo.. Nggak usah, makasih. Hari gue udah cukup pahit gara-gara denger berita berita nggak jelas,” gumam Cinta, matanya menerawang ke langit yang mulai berubah warna jadi jingga kemerahan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Pesona Ibu Tiri Temanku

Pesona Ibu Tiri Temanku

"Apakah itu benar-benar mungkin?" Pukul delapan malam. Kafe Filosofi Kopi terletak di gang sempit kawasan Braga—tempat yang jarang dikunjungi mahasiswa karena harganya cukup mahal dan lokasinya tersembunyi. Kafe bergaya industrial dengan lampu temaram, musik jazz lembut, dan aroma kopi artisan yang pekat. Ting! Bel pintu berbunyi saat Gilbert masuk. Hanya ada tiga meja yang terisi—pasangan muda yang sedang berpacaran, seorang pria paruh baya membaca buku, dan di pojok paling belakang...
103.0K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Baik, sangat diperbolehkan. Hanya saja Ben, aku tidak tahu harus ditaruh dimana bagian kopi itu. Aku rasa tidak ruang sketsa yang cocok sementara ini untuk si kopi.” “Yah, sayang sekali. Itu membuatku patah hati.” “Hati adalah organ manusia yang paling cepat tumbuh lagi, Ben. Patah hati itu tidak ada sebetulnya. Ia akan selalu dikuatkan oleh hati-hati yang lain.” “Kau berfilosofi? Wah, sejak aku menjadi hakim yang menghujanimu beribu pertanyaan, kau jadi lebih bijak, ya?”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

Adrian meletakkan kopi itu di atas meja, lalu duduk di sisi Airin. Airin mengambil cangkir berisi kopi tanpa gula buatan Adrian lalu menghirupnya sesaat kemudian menyesapnya pelan. Adrian tersenyum melihat ritual yang dilakukan Airin ketika menikmati kopi. “Why?” tanya Airin. Adrian menggeleng. Airin tersenyum. “Bahkan, Tuhan saja cemburu. Apalagi manusia, Yan…” Adrian kembali menarik napas dalam. “Aku mulai ragu dengan perasaanku, Kak,” desahnya. “Dan, tampaknya hal itulah yang menjadikan semuanya kacau.”
108.7K viewsOngoingAdded to Library 339 Times as kata bijak filosofi kopi
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status