Lara Dan Rasa
Lara Sandyakalalara hatiruang rasanovel lara cintakulirik dialog senja lara
POV Cahaya
“Anjir, aku kan nggak bisa fokus, kenapa sih pada ngomongin aku,”
“Alex juga dah ngapain lagi pakai bangga-banggain brian yang bisa merubah ku jadi seperti ini.”
“Anjir, lupa nuang kopi, telat lima detik lagi, udah kering kopinya di dripper.”
Aku lanjutkan menuang air ke kopi, ini adalah tuangan terakhir penuangan keempat, kurang lebih kurang satu menit sudah ku sajikan ke mereka semua.
人気のチャプター