Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Aroma kopi arabika dari cangkir-cangkir yang berderet di atas meja panjang terasa khas dan menenangkan, menguar ke udara hingga seluruh sudut ruang. Di ujung meja, sang direktur muda PT Herbal Al-Mannan tampak duduk dengan ekspresi wajah serius. Mata hitam lelaki itu menatap teliti ke arah setumpuk berkas dari kerja sama dengan perusahaan dr. Qaila's Tibbia. Jemarinya lincah membolak-balikkan lembar demi lembar hingga paling tumpukan kertas terakhir.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as kopi magic
Read
+Library
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

Pikirnya lagi Grace menelan mengusap pelan keningnya, lalu menelusuri lebih lanjut. “Kopi single origin seharga tiga ratus ribu. Dan, ini… oh ya ampun, satu champagne-based signature cocktail… nyaris menembus sejuta!”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as kopi magic
Read
+Library
Madu Suamiku

Madu Suamiku

ucap Nisa heran. "Nggak, ini sumpah nggak enak. Cobain deh. Mana ada kopi semanis ini," "Mas tapi itu udah benar lho, Aku kalau bikinin Ayah ya seperti itu, dan Ayah suka kok" "Ck. Coba aja yang bikin Zahra, rasanya pasti pas sesuai selera aku."
8.219.9K viewsCompletedAdded to Library 537 Times as kopi magic
Read
+Library
Siasat Cinta Big Bos

Siasat Cinta Big Bos

Robert dan Kosen melangkah mengikuti Bob. Natalie datang membawa kopi dan juga stik kentang goreng pakai baki warna coklat tua. Aroma kopi americano terbaik yang didatangkan dari luar negeri menggelitik hidung Sudarmaji. "Emmm, harum." Sudarmaji Kiyosan menghirup aroma uap kopi. Ia lalu menyeruput kopi itu. Bob kembali masuk bersama Robert dan Kosen.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as kopi magic
Read
+Library
Magical!

Magical!

Terluka parah karena cintanya. ' Bila memang hatimu untuk aku, salahkah ku berharap? Berharap kau memilih diriku ' Macchiato miliknya dingin. Tidak ada lagi kehangatan dari kepulan abu itu. Ia masih bisa meminumnya. Cukup enak dan pantas untuk lidahnya. Lagipula kopi ini tidak lebih dingin dari hatinya. Ia kehilangan matahari. Apalagi yang dia harapkan selain gelap dan lembab?
102.0K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as kopi magic
Read
+Library
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

"Ini toples biji kopi, ada enam toples dan masing-masing toples sudah kita beri nama daerah asalnya sekalian. Marvel mengangguk, lalu menunduk sedikit. Ia membuka salah satu toples itu dan mencium aromanya. "Hmm, saya suka aromanya. Meskipun kuat, tapi nggak nyengat. Selain itu, nggak terlalu basah dan kering juga, pokoknya pas deh. Apa di sini ada tim khusus yang menanganinya?" Pak Nizam mengangguk mantap. "Benar, Pak. Kita punya tim khusus yang mengatur ini semua. Untuk produk kopi ini, kita pakai metode oven manual supaya aroma aslinya tetap terjaga.”
10887 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as kopi magic
Read
+Library
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

“Ah, sudahlah. Aku tak tahu lagi…” “Ada apa?” Daniela terheran-heran melihat Adrian hanya menatap matcha latte-nya. Keheranan Daniela bukan hanya tentang Adrian yang tengah menatap minuman hijau asal Negeri Tirai Bambu itu saja seraya menimang “Mau aku minum, enggak. Mau aku minum, enggak?” Namun juga, perempuan berhidung bangir itu pun di buat heran ketika Adrian tiba-tiba mengundangnya minum kopi tapi yang dipesan matcha. “Adrian Keenan… apa kamu mengundangku datang hanya untuk melihatmu menatap secangkir matcha?” protes Daniela.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 299 Times as kopi magic
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Ario menatap papan menu, yang tiba-tiba menyesuaikan tampilannya jadi hologram digital. “Satu Kopi Rasa Kenyataan yang Terlupakan. Panas.” --- Dimas mulai menyeduh. Ia mencampur biji kopi langka dari era kolonial, setetes susu dari sapi ilusi yang pernah bermimpi menjadi awan, dan bubuk gula dari momen saat seseorang menyadari dia dicintai. Saat disajikan, aroma kopinya menimbulkan getaran aneh. Randi langsung hidungnya mimisan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as kopi magic
Read
+Library
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

“Aku butuh sajian berita yang segar dan memikat anak muda jaman sekarang. Kalian bisa mencoba kopi enak sambil bekerja. Bagaimana? Setuju?” Beni hampir terbatuk. Kafe Magneto. Itu adalah nama tempat yang menjadi perjanjian dirinya dan pemilik nomor misterius yang dia hubungi sebelumnya. Beni melihat Nadia. Wajah Nadia tetap tenang, bahkan tersenyum balik. “Kedengarannya menarik sekali, Bu. Perubahan suasana pasti baik untuk kami.” Ujar Nadia.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as kopi magic
Read
+Library
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

“Ini kopi apa?” Hairi menelan saliva lalu menjawab dengan sedikit membungkuk. “Kopi Kintamani,” “Nikmat sekali,” puji Safira yang terus menyesap kopinya lalu sesekali mengayunkan jemarinya, memainkan asap kopi yang mengepul. “Aku mengira kopi dari Brazil,” “Apa Mas Haikal mengatakan sesuatu pergi kemana?” tanya Safira menaruh cangkir kopinya lalu menghela nafas. Tatapannya kini beralih pada Hairi yang berdiri dan menundukkan kepalanya.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as kopi magic
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status