Lepaskan Aku, Om
“Aku tahu kamu udah banyak banget menderita. Aku tahu mereka udah ngancurin hidup kamu, tapi kamu gak sendirian sekarang. Ada aku.”
Aku menatap matanya, tapi justru terasa makin sesak di dada. Kata “ada aku” terdengar seperti janji yang terlalu indah buat seseorang sepertiku yang sudah rusak. Aku menepis tangannya, berdiri dari tempat duduk.
“Aku takut, Gery. Kamu tahu sendiri kan betapa jahatnya mereka ke aku?” suaraku meninggi sedikit, bukan karena marah, tapi karena panik yang memuncak.
الفصول الرائجة