Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Arthur menjentikkan jarinya. "...ini adalah panggungku. Dan aku yang mengatur setting-nya." Arthur menggerakkan tangannya di udara seolah sedang melukis. [COMMAND: ENVIRONMENT OVERLAY - VOLCANIC_FLOOR.EXE] Lantai marmer ballroom yang mewah itu beriak. Teksturnya berubah. Warnanya berubah merah membara. Panas yang menyengat langsung terasa. Lantai itu berubah menjadi Lava.
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as latar atau setting
Read
+Library
Pengkhianatan Istriku

Pengkhianatan Istriku

"Bodo amat! Daripada dirimu tua-tua masih jomblo." "Awas lo, ya! Entar kalau aku dah nikah baru kubutiin. Aku bisa lima ronde satu malam." "Dasar tidak waras!" "Ha ha ha!" Arga tertawa lepas. Kami turun dari mobil secara bersamaan, lalu menuju ke gedung Lato. Gedung ini dinamakan Lato karena lagi viral dengan permainan lato-lato. Bentuknya yang unik mempunyai ciri khas tersendiri.
7.4K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as latar atau setting
Read
+Library
Divine Power

Divine Power

Daren, Lira, dan Arka merasa tubuh mereka ditarik ke dalam kegelapan, seolah mereka terseret ke dalam lubang yang tak berujung. Saat mereka membuka mata, mereka berada di tempat yang sama sekali berbeda. Tanah yang keras dan langit gelap masih ada, tetapi kali ini, mereka berada di dalam sebuah ruangan besar yang tampak seperti ruangan kuno—terdapat dinding yang dihiasi dengan cermin-cermin besar yang berserakan di seluruh ruangan. Di tengah-tengah ruangan, sebuah altar hitam berdiri tegak, dihiasi dengan simbol-simbol yang tampaknya hidup, bergerak dan berubah setiap kali mereka menatapnya. “Tempat ini…” Lira berbisik, matanya terbuka lebar dengan kecemasan. “Seperti cermin jiwa. Setiap cer
1.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as latar atau setting
Read
+Library
Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Beberapa orang di meja mengangguk. Salah satu staf mengangkat tangan. “Kalau terlalu kalem, takutnya kurang catchy.” Jihoon tersenyum tipis. “Makanya lagunya harus kuat.” Suho hanya melirik layar, tetap diam. Slide berikutnya muncul. “Setting-nya academy modern,” lanjut Jihoon. “Koridor panjang, cahaya dari jendela. Chorus di rooftop.”
496 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as latar atau setting
Read
+Library
DOKTER SETAN

DOKTER SETAN

Intan mengikutinya tanpa ragu. Mereka tidak muncul di ruangan yang sama. Radit terdampar di kota yang tak dikenalnya. Langitnya berwarna merah tua, jalanannya hening, dan setiap layar di sekitarnya menampilkan wajahnya. Tapi bukan ia—melainkan ‘versi’ yang selalu tersenyum. Mata kosong. Terprogram. Tiba-tiba layar-layar itu berkata serempak, “Selamat datang di Lapisan Ketujuh.”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as latar atau setting
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

Ayu dan Tirta terdiam, wajah mereka pucat. "Tidak," Ayu melangkah maju. "Pasti ada cara lain." "Tidak ada," Laras menggeleng sedih. "Itulah mengapa altar itu disebut 'tanpa gema'. Karena siapa pun yang masuk ke sana akan kehilangan gaungnya sendiri." Rakasura menatap kedua temannya. Mata Ayu berkaca-kaca, sementara Tirta tampak seperti anak kecil yang baru menyadari bahwa dunia jauh lebih kejam dari yang ia bayangkan.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as latar atau setting
Read
+Library
Kakak Iparku Mencintaiku

Kakak Iparku Mencintaiku

Mirip di gambar - gambar kartu natal jaman dulu. Mereka sepakat memilih ranjang sebagai arena pertengkaran yang paling panas. Saat ini mereka bertengkar diantara selimut dan sprei. Harvey menahan berat tubuhnya dengan bertumpu diatas kedua tangannya, sementara Lillian rebahan dibawahnya, diatas kasur yang empuk. Kedua kaki Lillian mengunci pinggang Harvey, dia mendesah saat Harvey perlahan memasukinya.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as latar atau setting
Read
+Library
Iparku Mantan Mafia Jalanan

Iparku Mantan Mafia Jalanan

" ancam lawan pada Laras dengan nada keras. Laras menatap dua lelaki itu secara bergantian. Untung saja, Hamdan mengajarkan banyak hal padanya. Laras memandang ruangan sekitar, tak ada jendela satupun, semua tembok dan atap yang terbuat dari dak beton. Mata Laras menelusuri ikatan rantai yang terpatri kuat pada beton tersebut. Dirinya menghela napas panjang. Aku harus bisa selamat dari sini, pikir Laras. ***
102.8K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as latar atau setting
Read
+Library
Suami Dadakan Ku Ternyata Bos

Suami Dadakan Ku Ternyata Bos

ucap kagum Elang segera menghampiri dinding yang kini sudah menjelma sebuah pintu masuk ke lorong bawah tanah. "Ternyata ini yang dinamakan scan retina. Atau lebih tepatnya scan kulit." ucap Halilintar. "Jadi maksudmu tato ku ini," "Ya, bukan hanya sebagai tanda, tapi di ciptakan untuk membuka pintu rahasia ini." jawab Halilintar meraih tangan Zha dan menggenggamnya dengan erat. "Ayo kita masuk!" ajak Halilintar.
9.91.2M viewsCompletedAdded to Library 44.4K Times as latar atau setting
Show Reviews (170)
Read
+Library
Andi Zakiah AR
sangat suka cerita romantis di session 1&2 kisah Erina dan FICO, Aron dan Emily, dan untuk session ke-3 Maaf kurang suka, karena SDH mengarah ke kejahatan... dendam dll,,, sekali lagi maaf agak melenceng dari judul ...... tetap semangat dalam menulis dan berkarya thorrr, semoga sukses selalu .........
H n H
cerita mentari dan fic, bagus banget. sebenernya alurnya bisa ke tebak, tapi bikin gregetan kita bacanya, karena kita emang harus ikutin tiap babnya. seru juga, seperti film yg di buku kan. thanks author. semangat berkarya dan sehat selalu. lanjut ke cerita ke 2 dari buku ini...
Read All Reviews
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

PERTARUNGAN DI BAWAH LAMPU NEON Mereka semua turun ke lantai bawah, ke sebuah ruangan luas yang tampaknya sering digunakan untuk pertarungan semacam ini. Lantai kayu berderit di bawah kaki mereka, lampu neon di atas kepala mereka berkelap-kelip redup. Orang-orang mulai berkumpul, berbisik-bisik dengan penuh antusiasme. Satrio berdiri di seberang Rangga, melepaskan jasnya, memperlihatkan otot-otot yang masih terlihat kuat meski tubuhnya belum pulih sepenuhnya.
938 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as latar atau setting
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status