BASTARD IN THE BUS
Kembali Lisa menulis di bukunya, 'Apa yang ia pikirkan, hingga tak sempat memberikan senyum pada pagi?
Lisa masih memandang raut itu. Seketika matanya membulat. Ada segaris senyum di bibir sang pemilik wajah dingin. Ah, tak sadarkah ia jika senyum itu membuat wajahnya lebih bersinar? Lisa tersenyum sendiri, lalu menulis, 'Senyumnya terlalu manis, hingga aku tak bisa berlama-lama memandangi, khawatir kena diabetes.'
Bab Populer