Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Mama Muda

Sentuhan Mama Muda

bentak Mami dengan suara serak pria karena tak mendapatkan jawaban. Bukannya takut, Gracia malah tertawa lebar karena perpaduan suara serak khas pita suara rusak Mami sangat lucu baginya ketika mendengarnya secara langsung. Cukup lama dia tergelak hingga wanita tersebut mengusap sudut matanya yang berair. "Maaf, maaf, Mami. Namaku Grace."
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Belenggu Mantannya Mama

Belenggu Mantannya Mama

Sementara Papa hanya menggenggam tanganku, ekspresinya tenang dan teduh. “Kamu harus kuat, Nak,” ujar Mama lembut. “Kami tahu ini tidak mudah, tapi kamu tidak sendirian.” Air mataku menetes begitu saja. Aku bahkan belum sempat menyembunyikannya. Ada rasa hangat menyelinap di antara luka-luka yang masih terbuka. Rasanya seperti dipeluk dunia setelah dihantam badai. “Aku akan berusaha kuat, Ma, Pa... Demi bayi ini juga,” suaraku gemetar.
942 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Ibu Sambung Untuk Anak Presdir

Ibu Sambung Untuk Anak Presdir

“Mama Saila jangan sedih-sedih lagi. Kan aku sama Papa sudah melawan olang jahat tadi.” Mau tidak mau penuturan Cecilia yang bernada berbangga diri itu, membuat Saira tersenyum tipis. “Iya, terima kasih sayang. Sekarang perasaan Mama sudah lebih baik. Sana ke belakang lagi, tuh sepertinya Papamu sudah selesai meneleponnya.” “Iya, Mama Saila.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

“Kamu mau temenin Mama nggak, Tha?” “Temenin ke mana, Ma?” Sejak sebulan yang lalu, Padma Hardjaja bersikukuh untuk dipanggil Mama oleh Athalia. Tidak hanya Padma, Badai pun ikut-ikutan. Saat Athalia beberapa kali keceplosan masih memanggil Om dan Tante, Asa hanya tertawa dan tidak membantu Athalia yang mendapat delikan dari orangtuanya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tuan Farraz

Istri Kedua Tuan Farraz

Ia merogoh saku, mengecek pesan masuk dari siapa pengirimnya. Mama. Rupanya chat dari Raisa. [Nak, boleh ke sini dulu tidak? Mama ingin meminta bantuanmu. Tapi jangan ajak Shiena.] tulisnya. Dahi Arash membentuk kerutan tipis dengan pesan mertuanya. [Memang ada apa, Ma?] [Sebaiknya kau ke sini saja, sulit Mama jelaskan. Mama tunggu.] Shiena yang ingin melihat, layarnya keburu dimatikan oleh suaminya.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Duda Pilihan Mama

Duda Pilihan Mama

sahut Mama. “Dengan adanya ketidaksengajaan itu, Mama jadi punya menantu yang cakep spek idol K-Pop, kan?” lanjut Mama. Andara mencebikkan bibirnya. Dia tak habis pikir dengan sang mama. Di saat seperti ini masih saja bisa bersikap konyol seperti itu. “Terus apa yang Ayah sama Bunda mau jelasin ke aku?” Kali ini Galang yang bersuara.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Yang Diinginkan Tuan Muda

Bukan Istri Yang Diinginkan Tuan Muda

Isabella mendengar suara Satria yang bervolume cukup kuat, tetapi dia hanya mendesah. "Ternyata mama masih menganggap kami berjina ...." Hal ini membuka luka lama yang belum sembuh. Mia menyahut lembut dan hati-hati, "Maaf sayang ... mama yakin kalian tidak melakukan itu, tapi mama melihat posisi insten kalian." Wajahnya dipenuhi sendu.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Liara tak jadi menutup pintu,ia menghampiri orang itu. Belum sempat bertanya atau mengatakan apa-apa, Liara sudah dipeluk. Wanita itu menangis, sesenggukan. "Maaf. Anda siapa?" Orang itu mengurai pelukan. Liara menunggu jawaban dengan perasaan gelisah. Firasatnya aneh. "Aku Naura. Aku ... ibumu." Liara tersentak. Bak disambar petir, ia terkejut dan merasakan nyeri luar biasa di hati.
9.534.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Shirea

Shirea

"Dasar penyihir sialan!" _______To be Continued_______
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Mama, I'm In Love With A Criminal

Mama, I'm In Love With A Criminal

Ah, aku gelisah. Suara di radio terus berdendang. Menyanyikan lagu yang sama semenjak Jack lepas landas dari motel ini. Like a castle, built upon a sandy beach.. gone too soon… Like a perfect flower, that is just beyond your reach… gone too soon… Born to amuse, to inspire to delight… here one day… gone one night… Like a sunset, dying with the rising of the moon… gone too soon…’’
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai mama sia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status