Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

Mbak Siti datang dari arah pintu dan berdiri di samping ibunya. Di sini aku yang disakiti, tetapi aku yang dikuliti habis-habisan. "Jadi kalian mengizinkan mereka berzina? Luar biasa," ucapku sambil mencoba berdiri dan menyeka air mata. "Belum tentu orang yang beriman mati akan masuk surga. Belum tentu juga yang tukang zina mati masuk neraka. Memangnya kenapa? Kamu ingin mereka tidak berzina? Sebentar lagi mereka akan menikah. Menunggu rumah di desa sebelah jadi. Setelah Imah menikah, Harno juga akan menikah dengan Marni. Dan kamu tahu? Marni yang membuat rumah itu. Masa kami harus membuang jauh berlian yang datang?" kata mbak Siti
1019.2K viewsOngoingAdded to Library 747 Times as mbak siti
Read
+Library
Masak Daging Misterius

Masak Daging Misterius

Bu Siti belum bisa segera menggarap lahannya dalam waktu dekat karena puing-puing pohon yang bercampur dengan tanah dan lumpur itu mempersulit pemulihan tempat bercocok tanam tersebut. Widia berpikir keras bagaimana supaya ia terlepas dari rasa trauma dan takut akan bayang-bayang Danu, mantan suaminya. Bagaimana caranya supaya ia cepat mendapat lowongan pekerjaan. Meski pun ucapan usil mereka itu menyebalkan. Namun, Widia juga membenarkan akan hal itu. Ibunya sudah tua, bagaimana mungkin mereka harus hidup dengan cara terus menguras tabungan yang ada. Berjalan dengan saling berdiam tak mengeluarkan sepatah kata pun, akhirnya mereka sampai di rumahnya. Di teras sudah tampak seorang wanita yan
103.3K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as mbak siti
Read
+Library
MENJADI ISTRI KEPONAKAN MAMAKU

MENJADI ISTRI KEPONAKAN MAMAKU

‘Ibu dan anak sama saja! “Di kampung tidak ada standar baju untuk memasuki pemakaman,” tukas Moana lalu balik jalan lagi. “Kita mau ke makam siapa?” tanya Purwa penasaran. Moana tidak menyahut tapi tetap berjalan di sela-sela makam, Purwa hanya mengikutinya saja. Hingga mereka sampai pada sebuah makam kecil yang terawat dengan baik. Moana duduk menaburkan beberapa bunga dan mencabut sedikit tanaman liar yang tumbuh di atas makam. Di batu Nissan tertulis hanya sebuah nama kecil, NARAN.
1033.7K viewsCompletedAdded to Library 707 Times as mbak siti
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Hubungan mereka juga ikut canggung dengan adik pria itu menjadi cinta pertamanya dan semua orang tahu mengenai hal itu. Kota mereka memang hanya berukuran tidak lebih dari sepertiga Ibukota. Sehingga tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di mall yang letaknya bertetangga dengan Kantor Gubernur Provinsi. Mall dengan konsep green building terbuka itu jelas membuat Fayla mengerang pelan. Ia sebenarnya sama sekali tidak ingin berpisah dengan dinginnya AC yang menerpa kulitnya saat ini.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as mbak siti
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“Aku sudah menghukum wanita yang benar-benar sangat pelit. Aku mengubah tempat tinggalnya ini menjadi danau (situ) peringatan, untuk orang-orang yang pedit (pelit).” Menunjuk air yang menggenang banyak menyerupai sebuah danau, kakek itu kembali berujar dalam menegaskan. “Akan aku beri nama danau ini, … Situ Bagendit.” ••• “W-woaa! Dia! Bukankah dia!” “T-tidak mungkin!” “Dia …!” SWUP! "Habisi mereka …."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as mbak siti
Read
+Library
 LOVE YOU MBAK SANTRI

LOVE YOU MBAK SANTRI

Hari-hari yang sangat melelahkan belakangan ini, ku rebahkan badanku ke kramik. Sekilas bayangan Mbak santri melintas di benakku. Melambaikan tangan dan tersenyum. Cantiknya. Drrttt drrttt "Siapa sih ganggu orang?" grutuku. Segara ku ambil posel yang ada di sampingku. [Kang, buruan kemari]
103.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as mbak siti
Read
+Library
MARBOT MASJID ITU TERNYATA KAYA

MARBOT MASJID ITU TERNYATA KAYA

MARBOT MASJID ITU TERNYATA KAYA Bab 32. #prov Firly. Awal pertemuan yabg tanpa disengaja terjadi antara aku dan juga pria yang bernama Bima. Di mana kami sama-sama berada di sebuah pusat perbelanjaan untuk membeli sesuatu. Ya, kami pun bertabrakan yang ternyata.. aku lah dengan sengaja menabraknya.
9.522.4K viewsOngoingAdded to Library 805 Times as mbak siti
Read
+Library
Martabak Setan

Martabak Setan

Sambil sesekali mengamati pengunjung di warung tersebut. Setelah satu jam menunggu, yang ditunggu pun tiba. Seoarang Nenek tua yang berjalan sedikit membungkuk masuk kedalam warung. Itulah Nenek yang bernama Mak Ude Sobel si pembuat martabak setan. Setelah mengambil uang hasil penjualan, sang Nenek berjalan menuju pulang. Dengan berjalan kaki saja, Mak Ude Sobel memasuki gang kecil dan berjalan lurus kedepan. Kemudian melewati jalan setapak di samping kawasan pemakaman Umum, dan berjalan lurus.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 536 Times as mbak siti
Read
+Library
Wanita Yang Dicintai Suamiku

Wanita Yang Dicintai Suamiku

ujar Mbak Sita meminta izin. Aku tersenyum menatapnya, "Ada acara apa mbak?" Tanyaku pelan. "Anu bu, kakak saya mau lamaran." "Wah, selamat ya! Ini kabar yang baik, kau memang harus segera pulang. Kapan kau akan berangkat?" "Hari Jumat, besok lusa, Bu. Hari Senin, insyaallah saya sudah balik kesini lagi. Ibu tak apa apa kan jika saya tinggal pulang?"
9.9348.2K viewsCompletedAdded to Library 12.2K Times as mbak siti
Show Reviews (23)
Read
+Library
Puput Putri Cemplon
semoga ceritanya tidak selalu bernasib buruk, membuka lembaran baru semoga menjadi bahagia tidak perlu dibikin melo lagi atau terpaksa dipanjang²kan ceritanya dengan derita yang sama melulu...kalo ternyata nantinya punya nasib yg sama lagi fix berhenti baca saya....
Jesi Sanctuary
Wah bagus banget kak Bukunya, semangatt yaa Kak Rira!...️‍...... Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai!... Thank you so much, Kak! Sukses selaluu...🫶🏻
Read All Reviews
Mati Kembar

Mati Kembar

Syukurlah, ternyata bukan telepon aneh yang manggil bukan manusia. "Halo, Mbak Adinda?" ucap Nadia terdengar dari balik ponsel. "Iya, Nad. Ini Mbak sendiri. Ada apa Nad?" tanyaku semangat dan ikut tersenyum. "Aku sekarang lagi di taksi online mau ke tempat, Mbak. Aku juga ada bawa beberapa baju nih dalam tas--ranselku, rencana mau nginep di rumah Mbak. Boleh kan? Soalnya aku udah kangen banget sama si kembar."
105.9K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as mbak siti
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status