Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosenku Di Club Malam

Dosenku Di Club Malam

Naura mendadak berhenti, tertarik bak magnet. "Eh, lihat! Bakery baru! Tempatnya gemes banget!" Tempat itu memang menarik: dinding kaca besar, interior warm, lampu kuning yang menenangkan. Coffee bar kecil menyambut di sampingnya. Tanpa komando, mereka bertiga langsung membelok. Naura kalap memilih pastry, Zora sibuk membuat konten Instastory, sementara Aluna—entah kenapa—merasa hidupnya kembali ke jalur normal.
10826 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Wajahnya terlihat pucat. Lantai satu terdapat Cafe yang khusus menyediakan hidangan-hidangan mewah ala Resatauran dari mulai menu dalam dan luar negeri. Beberapa meja nampak penuh dengan pengunjung yang sedang khusyu menikmati santap malamnya yang telah lewat. Namun Cafe masih terlihat penuh dan ramai.
9.272.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
KARMA BERDARAH SANG CEO

KARMA BERDARAH SANG CEO

*** Caffe Napoli, Restauran kecil Italian yang terletak di pinggir jalan besar 22nd Street bersebrangan dengan apartemen mewah One Madison di Manhattan, NYC bernuansa homey yang menawarkan berbagai macam hidangan italian dan kopi beraroma khas yang selalu ramai saat jam-jam menjelang makan malam seperti saat ini. Zetta merapikan anak rambutnya seraya mendorong pintu coklat berdinding kaca di hadapannya hingga menimbulkan bunyi bergemerincing yang menandakan ada pelanggan datang dan melangkah lebih masuk ke dalam. Matanya menelusuri setiap meja yang sebagian besar telah terisi mencari sosok yang familiar sampai seseorang di sudut ruangan mengangkat tangan ke arahnya membuat senyuman Zetta ter
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
Gadis Penjual Pecel, Sukses jadi Miliarder

Gadis Penjual Pecel, Sukses jadi Miliarder

gumam nya, sambil mengedarkan pandangannya, ke segala arah. "Mau pesan apa Nay?" tanya Bimo, menyodorkan buku menu. Kanaya kemudian melihat aneka menu di dalam buku itu, yang ternyata mengusung konsep aneka bakso. "Jadi spesialis bakso ya?" ucap Kanaya, sambil melihat-lihat, menu di buku itu. "Iya Kak, kafe ini adalah cabang yang 20 milik Mas Abdul yang terkenal itu." ucap sang pelayan menjelaskan.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Mereka kembali berjalan, dan akhirnya keluar dari taman untuk menuju kafe kecil yang Rafael sebut-sebut sejak kemarin. Kafe itu terletak di gang kecil, tidak besar, tapi interiornya hangat: lampu kuning redup, aroma kayu, dan rak penuh buku bekas di dinding. Barista menunduk ramah saat mereka masuk. “Ini tempat favorit aku,” kata Rafael sambil memilih meja di pojok. “Kecil, tapi enak buat duduk lama.” Nayla memandangi interiornya. “Kamu sering ke sini?”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Ia menghadiahkan Bayu senyum terbaik untuk membuat pemuda itu percaya bahwa dirinya akan baik-baik saja mulai detik ini. Cafe yang Nayla pilih sebagai lokasi bertemu bukan berada di jalan utama. Hanya cafe kecil biasa dengan jumlah meja tak lebih dari sepuluh. Makanan dan minuman yang dijual di sana termasuk murah, sehingga meja yang sedikit itu sering penuh di jam makan siang. Nayla hanya mendapat meja yang sudah berada di teras. Jalan di depannya pun akan sulit dilewati jika ada dua mobil yang tak sengaja berpapasan.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
If I Could Not Have You No One Could

If I Could Not Have You No One Could

Mengendarai mobil itu membuat Nur merasa seperti lelaki sejati. Setelah menempuh perjalanan selama sekitar dua puluh menit, Nur dan Celo memasuki area kafe. Kafe tersebut bernama Neal’s. Berada di puncak bukit dan mempunyai pemandangan lampu-lampu kota berkelap-kelip di sisi barat. Neal’s mempunyai bangunan besar yang terbuat dari kayu dan kaca, mirip jendela-jendela besar sebagai dinding.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
Gadis Simpanan Ayahku

Gadis Simpanan Ayahku

Lima belas menit kemudian mobil yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan sebuah kafe sekaligus toko kue yang cukup terkenal di kota Newtown. "Kita sudah sampai, Tuan," ucap sopir Mr. Albert sambil membuka pintu. Keynan, Brian, dan Mr. Albert pun bergegas turun. Sepasang mata abu-abu milik Keynan menatap tempat makan yang ada di hadapannya dengan lekat. Black Star Pastry namanya. "Kafenya memang tidak terlalu besar, tapi saya yakin sekali makanan di sini pasti cocok dengan lidah Anda."
1070.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

Sebelum Barry kembali dan terjadi bencana. "Pamit ke Barry." "Oh tolong bilangin ya. Oh iya, titip kasih selamat buat cafenya. Semoga cafenya lancar." Ilana langsung turun tangga. Cafe daun berada di tiga lantai. Di rooftop khusus untuk anak muda yang ingin minum walau para keluarga juga boleh dan disediakan live musik. Di lantai dua, khusus yang ingin makan, dan lantai bawah hanya kosong.
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai nabastala cafe
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Lusia
Sebenarnya Harry mencontohkan kakak yg baik, tpi ya jngn berlebihan? Di sini, tokoh Illana bikin penasaran, sesabar apa punya pacar macam Harry. Harry protektif sama Adora karena punya rahasia? Novel bikin penasaran pembaca nih?
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Baca Semua Ulasan
Gemintang

Gemintang

“Bikinin aku teh raspberi kalau gitu, sama tiramisu,” “Baik, Mas,” Narthana memilih tempat favoritnya yang kebetulan masih kosong, tepat di ujung kafe yang langsung bersisian dengan jendela besar yang menampilkan jalanan yang tidak terlalu ramai. “Ini, Mas,” Elia menyajikan pesanan Narthana. Saat gadis itu hendak kembali ke tempatnya, Narthana menahannya. “Temenin aku disini,” pintanya.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai nabastala cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status