Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
“Atau panggil dokter saja?”
Nenek Resti pun mengangguk, ekpresinya tak kalah cemas. "Kenapa gak bilang?" dia mendekati Jingga. "Bagian mana yang paling sakit, Nak?"
Itunya, Nek...
Habis di-unboxing suami.
Jingga ingin sekali meneriakkn jawaban tak tau diri itu, tapi yang keluar hanya tatapan melotot penuh ancaman pada Sagara.
“Nggak perlu ke rumah sakit atau panggil dokter,” jawab Sagara, lalu menatap Jingga sekilas. "Cuma lebam sedikit di paha bagian dalam. Tadi sudah aku obati, Nek, Kek."