Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Penuh Topeng

Malam Penuh Topeng

“Aku melihatnya.” “Aku minta maaf.” Dia bergumam, menaikkan sudut bibir. “Kenapa?” “Karena pergi ke pesta tanpa izin,” dia membalas. “Karena menampakkan diriku di masyarakat tanpa memikirkan martabat kalian.” “Benarkah hanya karena itu?” Hiraya begitu ingin menghela nafas, tangannya mengepal di sekitar nampan setiap kali dia memikirkan apa yang harus dia katakan lagi.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Jandaku Ternyata Seorang Mafia

Jandaku Ternyata Seorang Mafia

ucap Regita ketus kemudian pergi begitu saja dari sana. Regita begitu kesal. Dia merasa tidak perlu berpamitan secara baik-baik pada pria gila seperti Recky. Dia pun langsung pergi meninggalkan Recky. Dia sudah tidak peduli bagaimana respon Recky terhadap penolakannya.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Cintaku Terhalang Status

Cintaku Terhalang Status

tanyaku sewot. "Nyusulin masa depanku dong, masa mau dibiarkan berlalu begitu saja? Lagian kamu tadi pergi tanpa pamit gitu, aku kan jadi kebingungan. Aku panggil-panggil, eh, kamu malah keburu naik taksi, aku susul lah," ucapnya dengan nada santai yang terdengar nyebelin di telingaku. "Tadi aku sudah bilang 'permisi' kan."
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Planet Suryakanta dan Ke-5 Kapita Almiya

Planet Suryakanta dan Ke-5 Kapita Almiya

"Kau orang asing juga baiknya pulang aja, kumohon jangan bikin tambah pusing lagi. Hari ini terlalu kacau, aku capek. Bye...!" Tanpa menoleh kemanapun lagi sekedar untuk berpamitan dengan orang-orang di ruangan, Naya pelan-pelan melangkah sembari memegangi kepalanya. Setelah menaiki tangga, wujudnya tak kelihatan lagi, meninggalkan orang-orang yang masih menyimpan banyak persoalan tak terjawab. ***
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Pergilah, Temukan Dia

Pergilah, Temukan Dia

"Saat jalan-jalan nanti, ingat untuk selalu berhati-hati. Kalau ada apa-apa, segera hubungi aku. Kalau menemukan makanan, tempat, atau pemandangan bagus, jangan lupa ambil foto dan kirimkan ke aku. Kalau kamu lelah dan nggak bisa menemukan tempat singgah, langsung pulang saja. Toh, kamu sudah tahu password rumahku ...." Mendengar dia terus mengoceh panjang lebar, Jenny hanya bisa merasa tak berdaya. "Aku cuma pergi liburan, bukan menikah jauh ke luar negeri. Chacha, 'ibu peri,' bisa nggak jangan terlalu melankolis?" Beberapa kata sederhana itu langsung merusak suasana perpisahan. Chacha tidak bisa menahan diri dan menjawil bibir Jenny.
9.436.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

Hanya satu pesan pendek: “Aku pergi. Titip salam untuk semua.” Tidak perlu pamit. Tidak perlu babibu. Tidak ada tempat lagi untuk basa-basi dalam hidupku sekarang. Aku butuh ruang. Butuh napas. Butuh kebebasan yang selama ini mereka rampas dariku. *
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

😀 KALAU ENGGAK, WAJIB SHARE SIH MENGENAI PERAYAANNYA. Lalu tulisannya bukan Panjalu menang, tapi 👇👇 CUKUP SAMPAI DI SINI UDAH DULU YA SENJAKU TELAH PERGI USAI MAAF, CUKUP SINGGAH AKU KALAH PATAH AKU PERGI DULU RETAK DIRIKU BODOH HILANG PAMIT TERLALU TEGA GAGAL HALUS, TAPI KASAR
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

"Kau yakin mau menua di sini?" Sebenarnya gadis itu tidak yakin dengan apa yang dia katakan. Lagipula, pergi dari Batavia bukan sebuah pilihan. Pergi dari sana menjadi sebuah keharusan. "Hanya dalam keramaian para serdadu enggan mengganggu kita karena mereka pun tidak mengundang kecurigaan." James mengingatkan kembali situasi malam tadi saat dia bersama Samantha dan Iskandar berada di Pecinan. "Dalam keadaan sepi, mereka bisa saja datang tanpa kita undang."
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Perginya Istriku

Perginya Istriku

Tak peduli dengan suara klakson yang memekik telinga serta teriakan keras saat mereka menyeberang tanpa melihat kanan kiri. "Ndri, jangan buru-buru! Awas ada mobil." Rumi tak bisa menghentikan langkah putrinya. Indri menghentikan taksi lalu mengajak Ibu dan putra kecilnya pulang. . Semua pakaian sudah tertata. Keputusannya sudah bulat untuk berpisah. Ia juga menyesal kenapa tidak sejak awal percaya dengan ucapan Ibu dan kakaknya.
1047.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status