Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Aku juga meminta bibi pengasuh membantuku menurunkan sembilan puluh sembilan tas ke lantai bawah. Begitu api dinyalakan, satu per satu tas itu kubakar. Saat api berkobar hebat, aku benar-benar merasa lega, luar dan dalam. …. Keesokan harinya, aku menenteng koper, bersiap pergi ke bandara. Andika mengirimiku sebuah pesan singkat. [Jimat keselamatan sudah kudapatkan.] Dia juga memintaku ke rumah sakit untuk mengambilnya.
11.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Dia sontak terkejut dan menoleh cepat. “Hei!” Matanya terbeliak melihat kertasnya sudah berpindah tangan ke Rere. “Penasaran. Lagi ngerjain apa sampai muka kamu frustrasi gitu.” “Balikin enggak?” “Enggak.” Rere mengacungkan kertas itu dan mencoba membaca isinya. “Wah, ternyata puisi!” “Balikin, Re.” “Cinta datang tidak diundang, cinta tidak pernah tahu arah akan berhenti di man—eits!” Rere berkelit saat Kael hendak menyambar kertas itu.
1086.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Baca Semua Ulasan
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Judulnya sederhana tapi dalam: “Manusia dan Jalan Pulangnya.” Proyek itu awalnya ide lama yang ia tulis bareng Elhan, tapi kini Nayla meneruskannya sendirian. Di ruangan kecil penuh foto-foto perjalanan, Nayla menatap layar monitor yang menampilkan potongan video: orang-orang di berbagai tempat menceritakan kisah pulang mereka — pulang ke rumah, ke keyakinan, ke diri sendiri. Dan entah kenapa, setiap cerita membuat Nayla merasa sedang ikut pulang juga.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

“Gue besok mau pulang ke rumah mendiang nenek gue di Seoul. Gue mau mulai hidup baru di sana. Gak tau bakal jadi apa… tapi gue pengin ninggalin semua luka di sini.” Dewi menatap Aileen dalam diam. Matanya penuh haru dan empati. “Lo pasti bisa, Leen. Di mana pun lo berada nanti, gue yakin lo bakal nemuin ketenangan yang selama ini lo cari.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Padahal biasanya butuh dua sampai tiga kali pengulangan baru keduanya bisa mencapai mufakat. Hiraya juga tak benar-benar melupakan soal flashdisk itu, dia ingat terakhir kali tasnya ada pada Lee Hyun tadi pagi. Pria itu sempat mengambil buku catatan milik Hiraya yang berisi jadwal-jadwal penting Ernest.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
PERGI UNTUK KEMBALI

PERGI UNTUK KEMBALI

Mengembara semakin jauh saat bangku kuliah menyibukannya, percintaan melenakannya, sampai akhirnya ujian hidup menyadarkannya. Saat itu aku bertanya apa yang membuat Radit bisa kembali. Ibu hanya tersenyum seraya mengusap pundakku. Ibu mengatakan bahwa beliau menyebut nama Radit dalam setiap tahajudnya, agar Allah memberinya hidayah untuk pulang. Pulang yang sebenarnya, juga pulang pada syariat. “Ngelamunin apa?” Radit menegur saat ia selesai. “Baru teringat kita belum berfoto berdua,” sahutku menyamarkan isi lamunanku. “Kita selfie saja, ya.”
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

"Ada yang lain lagi sebagai petunjuk?" "Nanti Imel perlihatkan buku catatan. Juga surat dari Pakde yang isinya gambar jenazah korban tragedi pondok TI. Tapi, tulisannya di makan rayap jadi enggak jelas." *** Rumah dengan halaman yang sangat luas dan rimbun menyambut siapa saja yang datang. Aku masuk di ikuti lelaki kurus berjenggot tebal dari warung depan Masjid. Beliau memasukkan beberapa barang bawaan Rere yang lumayan banyak tadi pagi. Barang-barang itu memang banyak, karena kata Eyang, Rere akan tinggal disini sampai kuliahnya selesai.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 822 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
Suamiku Gay?!

Suamiku Gay?!

lirihnya pelan "Gue rindu Ibu" bisik Teresia menambahi dan satu air mata berhasil lolos dari pipinya. Revo mulai mengerti keinginan Teresia, namun jika ia mengantar Teresia ke sana bukan tidak mungkin jika Teresia ingin menjauhinya juga. "Kamu yakin?" tanya Revo, dia cukup tau masalalu dan dari mana Teresia berasal. "Baiklah" Revo mendesah pelan dan pada akhirnya ia menemani Teresia untuk pergi ke panti asuhan yang Teresia maksudkan.
9.336.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
Istri Dekilku Terlahir Kembali

Istri Dekilku Terlahir Kembali

Mereka sudah tiba di kawasan hutan ini lebih dulu. Melihat Lexie di layar ponselnya hanya semakin membuat Greg terbakar. Ternyata mimpi itu benar. Mungkin bukan mimpi, bisa juga penglihatan, atau … kelahiran kembali? Mungkinkah dia memang sudah melalui itu semua dan pada akhirnya dia kembali ke masa lalu untuk menuntaskan balas dendamnya? Reed melihat pria itu meremat ponsel. Tangannya bergerak merebut ponsel Greg dengan cepat dan membaca isinya.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

POV Author “Kalau kamu menikah nanti, jangan tinggal satu rumah lagi dengan Mela, biar istrimu bisa tenang, kamu tahu Mela ngeyelnya kayak apa?” Setelah memberikan nasihat seperti itu, Leo pun keluar dari kamar Ragil. Ia pergi mengajak anak dan istrinya untuk berkeliling hotel menikmati udara pagi di desa itu yang sangat jarang ia temui.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai pulang pergi tere liye pdf download
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status