Menyala Istri Sah!
Dari sana, ia akhirnya menemukan sepatunya yang semalam ia tinggalkan sembarangan.
“Dharma, sudah berapa kali Bunda bilang, sepatu harus ditaruh di rak. Bukan di bawah sofa,” tegur Nayara, kali ini dengan nada agak tinggi.
Dharma menunduk, wajahnya penuh rasa bersalah. “Iya, Bunda. Maaf.” Ia buru-buru mengenakan sepatunya, lalu menegakkan tubuh, tersenyum seolah semua kesalahannya bisa hilang begitu saja.
ตอนยอดนิยม