NODA CINTA
Sebab, tepat di dekat rumah kosong itu ada lampu marka jalan, yang cahayanya cukup memberikan penerangan.
Dodi dan teman-temannya mengamati rumah kosong itu. Dengan mengendap serta waspada, takutnya yang mereka datangi adalah bahaya yang dapat mencelakakan. Semakin dekat pada rumah kosong itu, semakin terdengar suara gesekan benda, dan seperti ada suara yang melenguh.
Pak Jaka menyela Dodi yang masih menceritakan kejadian itu. “Jadi, kamu dan rekan mencurigai rumah kosong itu, bukan karena suara tangisnya, Gendis?”