Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Lagi-lagi Dewa Zeus tidak berpihak padaku! Kulihat deretan rumah di area sekitar rumah Paman tampak kosong, tak berpenghuni. “Waduhh, kampreto!! Ini kenapa pada kayak rumah kosong semua dah??” “Coba kita ke sana aja dulu, Gus. Ketok-ketok dulu, siapa tau ada orangnya.” “Tapi rumahnya nggak terawat gini, Tan. Udah pasti kosong ini mah!” ujarku saat melihat banyak daun kering berserakan di halamannya.
1089.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
Bakti yang Tidak Dihargai

Bakti yang Tidak Dihargai

Kenapa harus melihat rumah kosong itu? "Sekarang Mbak Amira ke mana ya, Mbak Lili?" "Saya tidak tahu, Bu." Rumah Bu Niken memang berhadapan langsung dengan rumah Guntur. Ya, rumah itu memang dijual, tapi belum ada yang membelinya. Tidak heran bangunan itu menjadi kosong tidak berpenghuni. "Saya masih heran lho, Mbak. Kenapa baru sebentar nempatin sudah pergi lagi. Katanya Mbak Amira nyaman tapi kok malah pindah."
121.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 864 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
Lelaki Kontrak Super Kaya

Lelaki Kontrak Super Kaya

ujar Roy dengan sangat geram. Dewa melihat ke sekeliling, memang di bagian kanan rumahnya itu adalah tanah kosong yang belum dibangun bangunan karena di sana itu rencananya akan dibangun fasilitas umum untuk semua penghuni Perumahan tersebut. Namun, hingga saat ini fasilitas umum tersebut tidak pernah ada. Dan di bagian kiri rumah itu merupakan sebuah rumah kosong yang tidak dihuni, menurut orang-orang yang berada di sana rumah tersebut merupakan rumah salah seorang pengusaha di negeri ini.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Rimba dan Cucu diam menyimak sembari menunggu Hara berbicara lagi. “Mereka tidak dibentuk oleh kejahatan, tetapi oleh luka yang dipelihara terlalu lama.” Ceruk itu menjadi sunyi tanpa kosakata. “Mereka di mana? Mengapa mereka membuat sedemikian banyak pengungsi untuk menghindarinya?” “Mereka memiliki Markas, bukan kota. Ia disebut Tanah Kosong. Bukan karena tak berisi, melainkan karena semua yang bukan milik mereka telah disingkirkan.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
Fitnah dan Dendam

Fitnah dan Dendam

"Mungkin itu rumah kosong, Alin." Alina mendelik. Rumah kosong? kondisinya terlalu bagus untuk dikatakan sebagai rumah kosong. halaman yang bersih, jika benar itu rumah kosong harusnya sudah ada rumput liar yang bertumbuhan, tetapi ini seperti rumah yang terawat. "Kondisi rumah ini, terlalu terawat untuk seukuran rumah kosong, Kak." Raka beralih menatap Alina. Dia menatap Alina sejenak, "kau benar."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
TERJERUMUS TEMAN KOS

TERJERUMUS TEMAN KOS

Tapi yang ini sebenarnya penyebab keganjilan itu. Kenapa sekeras itu? Kenapa sampai menggelontorkan uang sebanyak itu untuk satu rumah, padahal jika mencari kos, bisa dapat sepuluh petak sekaligus. Kenapa Zeline berkeras untuk menempati rumah Bude Mey? Apa yang membuat rumah itu istimewa?
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

Ada kolong diantara lantai dan tanah sehingga membentuk ruang kosong yang berfungsi mengurangi suhu udara di dalam rumah serta menghindari rendaman air andaikan kota dilanda banjir. "Rumah yang nyaman," James langsung berkomentar demikian ketika pertama kali melihat. "Suatu saat aku ingin tinggal di rumah seperti ini." "Sebelum anda memikirkan hal itu, sebaiknya memikirkan ... bersama siapa akan menetap di rumah itu?" James tersenyum. "Ayo," Samantha mengajak James dan Iskandar untuk melintasi pekarangan luas rumah tersebut. "Jika ingin melamun, nanti saja."
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

Tentu saja mereka tak akan mendapatkan sahutan, karena rumah-rumah itu telah ditinggalkan oleh penghuninya. “Rumah ini kosong! Ke mana para penghuninya...!?” Rata-rata demikian pertanyaan spontan yang terlontar dari mulut para anggota gerombolan itu.
9.1153.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai rumah kosong
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

Tak ada siapa atau apa pun benda yang berharga di dalam rumah itu selain perabotan rumah yang biasa. “Ruma ini kosong! Penghuninya tak ada, begitu pun harta jarahan yang dikatakan oleh Ki Lurah itu!”melapor salah seorang anggota prajurit bhayangkara kepada anggota lain yang berdiri di luar rumah. Tanpa menyahuti satu sama lain, semuanya kembali ke sawah, di mana sebagian dari mereka berada. “Bagaimana...?!” tanya pimpinan prajurit bhayangkara.
8.620.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai rumah kosong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status