Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ethereal

Ethereal

Orang-orang terlihat takjub dengan pemandangan di depannya. Bisik bisik terdengar memekakan dan nafas tertahan bergantian bersuara. Dan Damon? Damon sudah lupa cara bernafas saat pertama kali terlihat kaki jenjang yang dilapisi kain terbelah itu menuruni tangga, sesuatu di dalam dada Damon nampak menciut dibuatnya, membuat oksigen tidak bisa masuk dengan benar. Belum pernah dalam seumur hidup Damon dibuat terpesona sebegininya.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

Tutup seluruh akses level rendah dan aktifkan protokol senyap. Eclipse belum berakhir. Tetap waspada, Nona Aletheia.
266 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Rynor balas menyalakan cahaya dari telapak tangannya, mendorong keduanya seperti roket menembus tekanan. Hampa bergetar. Mata itu menyipit, pupil hitamnya melebar, dan tiba-tiba segala suara hilang. --- Sunyi mutlak. Tidak ada detak jantung, tidak ada napas, tidak ada jeritan. Rynor merasa mulutnya terbuka untuk bersuara, tapi tidak ada apapun yang keluar. Bahkan cahaya bilahnya meredup, seperti dicabut.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

POV SINTA Tidak ada yang aneh dengan pagi di ruang isolasi ORCHID. Cahaya putih. Bau antiseptik. Denting mesin pendingin yang berulang. Yang aneh hanya satu hal: aku tidak merasa bernapas, tapi mesin di sebelahku mencatat ritme pernapasan dengan sempurna. Inhale 4.2 seconds Exhale 4.2 seconds Stable Pattern: Linguistic Pulse Detected.
706 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Ia segera memanggil Sarah, Amara, dan Yuki. "Kita punya masalah baru," ujar Surya, wajahnya kembali menjadi topeng kaisar yang mematikan. "Ada entitas bernama The Critic of Silence. Dia menganggap realitas yang tidak bisa diawasi sebagai 'sampah' yang harus dibersihkan. Dia tidak akan menyerang dengan pasukan; dia akan menyerang dengan 'Keheningan'." Sarah Vance segera memeriksa data-data kuno yang ia simpan. "Keheningan? Maksudmu... dia akan membungkam kemampuan kita untuk berkomunikasi dan berimajinasi?"
690 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Ekspresinya datar, cara orang yang sudah melakukan ini sebelumnya dan tidak memerlukan persiapan apa pun untuk melakukannya lagi. Budi menarik napas dalam. Memejamkan matanya. Menenangkan semua gelombang yang ada di dalam kepalanya satu per satu sampai yang tersisa hanya keheningan. Ryan mengangkat satu jari, menyentuh dahi Budi. Yang terjadi berikutnya tidak bisa digambarkan dari luar. Tidak ada cahaya dramatis. Tidak ada suara keras. Tidak ada getaran yang bisa dirasakan oleh orang di luar ruangan itu.
1052.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai silent breath
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Saat belati itu memancarkan gelombang suara yang menekan jiwa para siluman, gerakan mereka berhenti sejenak, seolah siluman-siluman ini terjebak di dalam ruangan hampa. Ketika mereka terbebas dari pengaruh serangan mental, dua belati dengan putaran cepat sudah menembus jantung para siluman itu. “Meski hanya dua detik,” ucap Talang Mayan, “sudah lebih dari cukup untuk menghabisi 10 siluman.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Meni Bari
tanyaku pada diri sendiri sebelum kembali menghela napas. “Tuhan, bantulah aku.” Aku berdoa dalam hati sambil memejamkan kedua mataku.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Sihir Cinta Sang Rembulan

Sihir Cinta Sang Rembulan

Dia merasakan tubuhnya sangat lemas sekali, ada yang tidak dia lihat di depan cermin sekarang, dirinya yang ada di atas tempat tidur berwarna putih dengan cahaya putih yang mengelilingi dirinya. "Quesha bodoh, diri kamu ada di dalam cermin itu sudah terlihat jelas jika sedang tidur di depanku, tapi pikiran kamu terlalu luas untuk memikirkan aku sampai kamu ketakutan sendiri, aku memang memberikan mantra untuk membuat kamu tidak tenang seperti ini," ucapnya dengan senyum licik yang terlihat dari ujung bibirnya sedikit manarik ke dalam.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Walau bertemu di satu titik, tapi tak pernah sejalan. Sena membanting pintu dengan keras hingga Quin bisa mendengarnya. Quin yang sebenarnya sedang kalut, memilih untuk memejamkan mata, berharap bisa terlelap barang sebentar saja. Namun, hal itu jelas sulit, mengingat insomnia parah yang Quin derita sejak kecil.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status