Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rain Sound

Rain Sound

Rain sound Saat hening menyapa tak ada siapapun yang bisa menyadari kehadiran mereka, namun saat sang luka menyapa jelas kita bisa menyadari atas kehadirannya. Tentu ini membuat kita sadar bahwa tak selamanya indah
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Pernapasan menjadi sulit, pikiran mulai stagnan, dan waktu kehilangan kemajuannya. Sylvie, sang Forest Saintess, adalah yang pertama menyerah. Pernapasannya secara tidak sadar sinkron sempurna dengan ritme temple. Fluktuasi spiritual di permukaan tubuhnya melemah hingga mendekati nol. Pupil matanya melebar, dan tatapannya kehilangan fokus. Tidak ada rasa sakit di wajahnya, melainkan dazed satisfaction. Tubuhnya condong ke depan seolah mendengarkan panggilan, dan detik berikutnya, jantungnya berhenti berdetak. Tanpa jeritan, tubuhnya jatuh ke lantai dingin tanpa riak sedikit pun.
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Tidak ada wajah, hanya siluet yang seolah terbuat dari kegelapan itu sendiri. Hawa dingin memeluk lehernya, dan untuk sesaat, waktu terasa melambat. Detak jantungnya berdentum di telinga, dan di sela-sela suara itu, ia mendengar bisikan sangat dekat, seolah keluar dari pikirannya sendiri. “Gerbang berikutnya… akan menelan jiwa, bukan hanya darah…”
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Teriaknya dengan lantang. "Paham pak!" Kelas pun dimulai, suasana di dalam ruangan itu tampak hening.Tak ada satu orangpun yang berani mengeluarkan suara dari mulutnya. Jessy yang biasanya selalu membuat keramaian di dalam kelas pun kini mulutnya sudah terkunci rapat rapat. Kunci itu seakan-akan hilang dan iya tak berani mencari kunci itu untuk membuka mulutnya yang tergembok.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Melakukan pekerjaan dalam keadaan seperti ini sangat tidak memungkinkan. Rayyan memilih ke kamar kemudian berlalu ke kamar mandi, menyatu dengan air bisa menenangkan semua saraf-sarafnya. "Aku begitu bersusah payah memperjuangkan rasa, lihat saja, bila kau ku dapat, maka jangan harap untuk ku lepas."
9.889.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Silent love

Silent love

ucap letta mencoba menenangkan mama "iya sayang, kamu jaga diri trus tenangin diri dulu. besok baru pulang... Mama masakin makanan kesukaan kamu" mama mencoba menguatkan letta "iya ma, makasih banyak" "yaudah kamu istirahat dulu" "iya ma,letta istirahat. Assalamualaikum ma" "waalaikumsalam nak" Letta menatap rizwan ....
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dan di suatu tempat— yang tidak bisa disebut sebagai ruang— tidak bisa disebut sebagai waktu— sesuatu berdiri. Tidak terlihat. Tidak terdefinisi. Namun ada. Mengamati. Bukan untuk mengubah. Bukan untuk mengulang. Namun… untuk memastikan. Bahwa apa pun yang terjadi— tidak akan pernah lagi menjadi satu. Sunyi. Dan dalam keheningan itu— sebuah suara yang hampir tidak ada— berbisik pelan. Bukan dari dunia. Namun dari… di antara.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

Tanpa napas yang benar, tenaga dalam tidak akan pernah mengalir sempurna. “Duduklah bersila, tenangkan hatimu. Dengarkan suaramu sendiri, dengarkan degup jantungmu, dan bayangkan ombak yang datang silih berganti,” ujar Ki Jatmika dengan nada pelan namun penuh wibawa.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Legenda Pedang Langit Dan Bumi

Legenda Pedang Langit Dan Bumi

Di sanalah, setiap hari, Liang Feng diminta berdiri diam di depan tebing batu selama satu jam penuh—tanpa bergerak, tanpa bicara, tanpa menggunakan Chi. “Dengarkan suara yang tak bersuara,” kata Bai Zhen setiap kali meninggalkannya. Awalnya, Liang Feng mengira ini ujian kesabaran. Tapi setelah beberapa hari, ia mulai mendengar sesuatu—bukan dengan telinga, tetapi dengan naluri. Suara desir angin yang menyentuh dinding batu. Suara retakan kecil di sela bebatuan. Bahkan suara hatinya sendiri, yang selama ini terlalu gaduh oleh ambisi dan kemarahan.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Terlupakan. Sempurna. Aku menutup pintu, menahannya dengan bahuku, dan menghela napas. Keheningan di sini terasa begitu pekat. Tidak ada mantra yang berdengung. Tidak ada penjaga yang mondar-mandir. Hanya batu, usia, dan detak jantungku yang stabil. Dan sesuatu yang lain.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai silent breath
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status