Sang Pewaris
Kulihat alisnya terangkat, dengan kening berkerut.
“Iya! Bukannya, Bu Maria bertanya, satu kalimat yang paling kufahami selama belajar dengannya? Dan kujawab, I love you! Salahnya dimana, coba? Kan, memang benar, kalau seorang guru mencintai siswanya, begitu juga sebaliknya. Itu yang utama. Kalau guru dan siswa sudah saling cinta, otomatis materi pelajaran akan disampaikan dengan baik, dan bisa difahami oleh siswa dengan mudah. Bukan begitu, Ma?” aku menjelaskan pada mama, dan ditanggapai dengan wajah innocent, dan bibir membulat, membentuk huruf O. Berikutnya beliau kembali sibuk dengan laptopnya, sambil geleng kepala.
ตอนยอดนิยม