Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Nikah Karena Salah Berkas

Mendadak Nikah Karena Salah Berkas

“Gue bukan aktris, Ra. Gue gak suka drama, biarpun suka nonton drakor.” Suara Gita tercekat menahan tangis. Menandakan betapa berat beban batinnya saat ini. “Berbohong adalah hal yang berbeda, Ra. Apalagi bohong ke banyak orang. Gue bahkan udah bohong ke orang tua sendiri.”
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
Pesan WA Paman Membawaku Menjadi Wanita Sukses

Pesan WA Paman Membawaku Menjadi Wanita Sukses

tanyaku Keduanya bergeming. "Kami nggak akan bangun sebelum kamu maafkan!" "Maaf, Ayu udah berbohong tadi kalo Ayu bilang pengganti Om Seno. Nyatanya Ayu masih orang miskin sampai sekarang. Jadi, kalo Om dan Tante tetap nggak suka Ayu nggak maksa," sanggahku mencoba berdusta.
20.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 709 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
ADA DARAH DI DALAM AIR

ADA DARAH DI DALAM AIR

"memangnya sejak kapan saya pernah berbohong." Sejak kapan?bukankah sejak kau masih berusia 3 tahun mas bro?kau pernah menusuk saudara kembarmu loh,dan kau juga memakai identitas nya sekarang.Apa kau tak menyadari hal itu?Nama mu yang sekarang itu milik saudara kandungmu.Apa itu bukan kebohongan namanya?Daniel Regantara Jovanka ah!!!ralat maksudku Devantara Regan Jovanka,apa otakmu memang tak bekerja lagi?
105.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 131 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
Bukan Aku Orangnya

Bukan Aku Orangnya

“Iya, Aku …. Nggak papa, Ma.” Suaraku bergetar. Bibirku menyunggingkan senyuman, tapi ternyata aku tak sekuat itu menyembunyikan sakit yang ada di dalam sana. Mataku tetap saja memanas dan menganak sungai. Cepat kuambil alih Gavin. Berusaha menghindari tatapan ibu mertuaku. Aku nggak sanggup ditatap seperti itu. “Aku buatkan minum buat Mama dulu, ya,” ucapku berusaha melarikan diri.
10486 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

tanyaku berusaha tetap santai. [Itu bukan prank, kamu nggak percaya sama aku?] Tanyanya dengan nada tersinggung. [Aku pernah bohong sama kamu, Ya?] Tanyanya lagi. “Maaf, bukannya gitu. Tapi kamu ada bukti?” tanyaku tak enak. Bagaimanapun juga Arca memang tidak pernah berbohong pada kami semua, khususnya padaku. Dia adalah wanita yang suka ngomong langsung, tanpa basa-basi.
9224.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9.0K Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
Istri Paksa Sang CEO Posesif

Istri Paksa Sang CEO Posesif

“Aku lebih memilih kebenaran yang pahit daripada kebohongan yang manis. Katakan, Nayla. Siapa sebenarnya kau?” Aku menarik napas panjang, berusaha menahan tangis. “Ayahku… dia bukan orang yang kau kira. Semua orang percaya dia mati dalam kecelakaan. Tapi itu kebohongan.” Adam menatapku tajam. “Apa maksudmu?”
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
Anak Kembar yang Dibedakan

Anak Kembar yang Dibedakan

“apa karena Mamamu?” Apa mukaku se-transparan itu sampai dia tahu isi otakku? Apa memang aku yang tak bakar berbohong? Nasib orang baik memang begini. “Nggak, Pak. Saya jujur.” “Jangan kira saya nggak kenal kamu, Sabia.” Aku mengembuskan napas. “Ya, memangnya kenapa sih, Pak? Saya juga ingin cantik kek wanita lain.”
1017.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 375 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
OBSESI sang Berondong HYPER

OBSESI sang Berondong HYPER

“Dan kau kira kau lebih baik darinya?” “Tentu saja tidak.” Senyum kecil itu muncul lagi, kali ini terlihat lebih tulus. “Aku tidak pernah bilang aku orang baik. Aku tidak pernah berbohong soal siapa aku dan apa yang aku lakukan. Berbeda dengan dia.”
107.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 187 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Kama tersenyum tipis, "Kahar, gimanapun, aku ini saudara kembarmu. Kamu kira, aku nggak akan tahu waktu kamu berbohong?" Sudut bibir Kahar pun berkedut. "Kak Kama, jangan ngomong sekasar itu. Aku dan Ayu benar-benar datang kemari untuk mengunjungimu. Ayu, benar, 'kan?" "Benar, benar! Yang dikatakan Kak Kahar benar." Ayu yang tidak tahu bahwa kebohongan dirinya telah terbongkar juga ikut mengangguk setuju.
9.3257.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 7.5K Beses bilang ayahku bukan pembohong
Ipakita ang mga Review (46)
Read
+Library
Rini Hamid
beberapa kali baca novel diaplikasi ini, novelnya bagus, alurnya menarik, tp yg bikin bosan dan malas, terlalu panjang bab nya sampai ratusan bahkan ribuan, akhirnya.. malas sendiri dan memilih TDK melanjutkan membaca, sebagus dan semanarik apapun pasti bosan.......... semoga novel ini tdk demikian
Tetty Mulyowati
semoga cerita. ini tdk melulu tentang wanita yg tertindas,dianiaya dibuly,selalu jd korban pelecehan dan penganiyaan....sedih saya wanita yg ingin membaca dan mendengar wanita yg bahagia aman,nyaman,dan disayangi...apa trend nya begini cerita2 sekarang....
Basahin ang Lahat ng Review
Memilihmu di Kesempatan Kedua

Memilihmu di Kesempatan Kedua

“Aku hanya tidak suka dipakai sebagai pion.” “Jadi kalau aku bohong, kau akan menjauh?” “Ya.” “Kalau aku jujur?” Ia berhenti sesaat. “Belum tentu.” Anindya tertawa kecil. Sulit sekali. Namun bukan mustahil. Ia mendekat sedikit. “Tenang saja. Kalau seluruh dunia berbalik mengejarku, aku tetap akan mengganggu hidupmu.”
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 155 Beses bilang ayahku bukan pembohong
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status