Mencintai Seorang Climber
“Waktu itu saya belum lancar bahasa Indonesa, apalagi Bahasa Sunda. Kalau saat itu ada yang bicara di depan hidung saya, bahwa dia tidak setuju dengan pernikahan kita, saya juga tidak akan mengerti omongannya. Apalagi kalau bicaranya pakai Bahasa Sunda.”
“Ah, Mama jadi sensi ini mah. Kayaknya di butik ada yang ngomong pakai Bahasa Sunda di depan Mama, jadi Mama nggak paham.”
“Sekarang mah saya paham Bahasa Indo, Bahasa Sunda. Yang saya mau tahu, dulu, waktu kita baru menikah, apakah ada keluargamu yang tidak bisa menerima saya?”
“Semua menerima, karena Mama itu wanita cantik, sehingga kita punya anak-anak yang ganteng dan cantik.”
인기 회차