Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Magang di hati CEO tampan

Magang di hati CEO tampan

Ia mulai bisa membedakan mana ‘anak emas’ dan mana ‘anak tiri’. Sisa sore itu, ia fokus sepenuhnya. Suara bising kantor seolah lenyap. Jari-jarinya menari di atas keyboard, merangkai kalimat, dan menyusun poin-poin sederhana. Tepat pukul 16.55, lima menit sebelum tenggat waktu, sebuah dokumen Word satu halaman selesai ia buat. Isinya singkat, padat, dan semoga bisa dimengerti oleh sang kaisar. Dengan tangan sedikit gemetar, ia membuka email baru, mengetik alamat email Arka di kolom penerima, melampirkan filenya, lalu menulis subjek: Rangkuman Analisis Laporan Penjualan - Alya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Menikah Muda

Menikah Muda

tanya aku datar, campur sinis. “Ini.” Dia nyodorin sebuah note kecil. Aku ambil, ngamatin tulisannya. Imut banget, nggak kayak orangnya. Tulisannya agak miring, campuran antara tegak sambung dan lepas. Galau banget, kayak pemiliknya. Aku sempat senyum sendiri, lalu buru-buru menahan ekspresi waktu pelayan datang bawa pesanan. “Gimana?” tanya Kak Alif lagi.
9.812.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

Tanpa membuang waktu aku langsung memeriksa laporan Ailin yang ia tulis di kolom-kolom yang tersedia. Kolom pertama di jam 07.00 pagi, dia tulis kegiatannya adalah mengisi absen kemudian melakukan apel pagi. Lalu dilanjutkan dengan breefing dan pelaksanaan kegiatan. Jam sepuluh, ia mulai bongkar muat barang pesanan, lalu start menghitungnya. Sebenarnya laporan itu sudah sesuai dengan job desk, hanya saja, cara ia menulis kata kata, sungguh tidak profesional. Dia menulis laporan seakan menuliskan pesan di W******p. Tidak memakai bahasa yang baku serta menjelaskan detail apa saja yang mereka kerjakan dengan resmi dan sopan. Hanya seperti :
1038.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

30 – Penulisan Reflektif: Surat untuk Tubuh Peserta diminta menulis surat pribadi kepada tubuhnya sendiri. Isi surat Anya: “Tubuhku sayang, maaf jika aku terlalu sering memaksamu kuat saat hati sedang rapuh. Terima kasih sudah bertahan bersamaku, bahkan saat aku ingin menyerah. Mulai hari ini, aku ingin jadi sahabatmu. Kita akan sembuh… pelan-pelan.”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

Memang buka bagiannya lagi dan tidak pernah menjadi bagiannya. Notifikasi surel masuk memaksa Nyla harus kembali fokus pada laptopnya. Dari alamat email Parta dengan subjek contoh proposal yang melampirkan sebuah dokumen lawas tentang kegiatan serupa bakti sosial yang pernah diadakan suatu organisasi. Benar-benar hanya subjek surel dan lampiran, tidak ada kata pengantar atau hal lainnya. Nyla mencoba membukanya secara penuh. Menggulung halaman pertama dan halaman-halaman berikutnya. Ia mencoba mencermati poin-poin yang bisa dikembangkan dan digunakan sebagai pedoman. Catatan kecil dia buat dengan rapi, seperti peta pikiran untuk rancangan bakti sosial yang akan diajukannya.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Janda Cantik Milik CEO Arogan

Janda Cantik Milik CEO Arogan

“Kau kan bisa cari di G****e. Pasti ada contohnya.” Berkali-kali Sandra merevisi notulennya sampai hafal isinya. Kini, setelah notulennya selesai, Sandra harus mengerjakan tugas lain. Ia diminta mengirim email yang berisi undangan resmi untuk rapat tahunan. Ia kesulitan ketika menyusun kalimat di dalam surat maupun di badan e-mail. Tak hanya itu, ia juga ragu untuk mengirim satu undangan ke beberapa alamat email. Ia belum pernah melakukannya.
8.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

gumam seseorang. Arga tidak menunda. “Aku tidak pernah menandatangani itu,” katanya datar. “Template header salah. Bahasa bukan gaya tulisku.” Naya menimpali spontan, refleks seorang penjaga brand book. “Arga selalu menulis ‘meminimalkan jeda layanan’, bukan ‘menghindari gangguan’. Dan footnote legal di dokumen resmi tidak pernah satu baris.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

“Segera akan aku tanda tangani. Terima kasih pak joy. Aku tutup teleponnya sekarang.” Zeni membuka pesan masuk dilayar ponselnya dan dia baca kembali surat pernyataan sebelum dia membubuhkan tanda tangan di kolom pada surat pernyataan tersebut. Segera dia kirim surat pernyataan yang sudah dibubuhi tanda tangan kepada pak Joy. Zeni menghembuskan nafas kasar sembari bergumam : “Akan selalu ada kemudahan jika kita telah berusaha… aku harus selesaikan persiapan untuk interview besok.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Jari-jarinya mengetik dengan kecepatan dan keyakinan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Ia menulis ulang pesannya berkali-kali. Awalnya terlalu formal, seperti email bisnis. Lalu terlalu emosional, seperti surat cinta remaja. Akhirnya, ia menemukan nada yang tepat: tulus, bersyukur, dan penuh komitmen.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

memasukan hal yang perlu, membuang hal yang ambigu. surat itu akhirnya selesai tepat larut malam. beberapa barisan kata terbaca dengan padat dan jelas. beberapa pertanyaan juga sempat kuselipkan dibeberapa baris. hanya saja, aku mengubah kata -katanya menjadi lebih formal dan jauh lebih tenang, dibanding surat yang pertama kali kubuat. kurenggangkan seluruh tubuhku, membiarkan tulang - tulang yang terasa kaku karna terlalu lama duduk dalam posisi tegak, bisa lebih lentur sedikit. kulipat suratnya menjadi lebih kecil, dan memasukannya kedalam amplop berwarna kuning cerah lengkap, dengan segel lambang keluarga dominique disana.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai cara penulisan body note
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status