Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rentenir Duda Itu Suamiku

Rentenir Duda Itu Suamiku

Disana, dia juga membeli banyak sekali peralatan masak, seperti wajan kecil dan besar, selusin sendok dan piring, panci-panci dan lain sebagainya. “Wah, ini dua tanganku mana mungkin bisa bawa semuanya.” Puspa tertawa sambil menggelengkan kepala. Dia hanya berharap ada sarana ojek atau jasa antar apapun, yang bisa dia jadikan tumpangan ketika pulang nanti.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

"Iya Bu Ning, saya sudah selesai makan." Mang Ucup tentu saja senang disuruh memunguti gelas plastik yang jumlahnya banyak. Dengan karung, ditampungnya gelas-gelas plastik bekas itu, rencananya nanti akan dijual ke tetangganya yang pengumpul barang bekas. Sedangkan piring-piring bekas makan diangkut oleh office boy ke teras belakang sekolah. Ada keran air di situ. Istri Ucup yang datang ke situ untuk membantu, lantas mulai sibuk mencuci piring.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
Rendang Basi Dari Mertua

Rendang Basi Dari Mertua

“Sifa. Sisa bakwan yang di piring aku bawa ya. Lumayan buat cemilan perjalanan ke Jakarta nanti malam!” “I-iya, Kak. Sifa ambilkan wadah dulu!” Sifa gegas kembali ke dapur mengambil kotak makan yang terbuat dari bahan plastik. Tidak lupa Sifa juga membawakan kerupuk pasir yang dibelinya dari pasar kemarin.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
SAYUR KENTANG LIMA RIBU

SAYUR KENTANG LIMA RIBU

jawab sari ketus sembari memberikan dua tusuk sate telur puyuh yang berisi empat telur masing-masing tusuk. "Minta plastiknya, Mbak." "Halah, jalan dari sini ke situ doang minta plastik. Nih! Lumayan nanti bumbu yang nempel bisa buat lauk sama kamu." Sari melemparkan sebiji plastik bening yang sudah di remas. Rini mengembuskan nafas kasar. Entah apa salahnya hingga Sari terus saja menghina, padahal ia membeli bukan hutang atau minta.
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

Jatuh Dalam Pesona Budak Cantik

“Ini sendok, dan ini garpu. Kau harus memakainya saat makan. Seperti ini ….” Sasi tidak mengikutinya, gadis itu hanya memperhatikan dengan kedua bola mata membesar, dahinya berkerut sebelum wajahnya perlahan tampak berbinar. Seolah-olah ia kembali mengingat sesuatu yang pernah dilupakannya. Meskipun masih terlihat kaku, tapi Sasi menggunakan sendok beserta garpu dengan cukup baik, setidaknya tidak harus membuang waktu lama bagi Jonatan untuk mengajari gadis itu tentang bagaimana seharusnya menggunakan dua benda tersebut.
9.83.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai garpu sendok plastik
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Iin Huang
rekomendasi banget buku ini utk kalian baca, cerita seru, bisa bikin traveling tapi bisa bikin nyesek saat melht hidup ny sasi yg penuh trauma dlm dirinya tp skrng sasi udah ditangan Jonatan & aku berharap ny si Jonatan nggk menjadikan sasi budak seumur hidup tapi di ratukan karena Jo mencintai sasi
Sri Indah
Hadir terobosan cerita baru yang fenomenal nich.Mengambil tema,latar dan adegan yang luar biasa.Menceritakan tentang kisah perbudakan yang melahirkan cinta.Nasib buruk Sasi akhirnya menjadi normal lagi setelah bertemu Jonathan.Menguak kronologi Sasi dan dalang dibalik nasib tragis yang menimpa Sasi
Baca Semua Ulasan
My Crazy Office Girl

My Crazy Office Girl

“Lah wong ada mobil ya dimanfaatkan. Nanti kamu bagi-bagiin buat teman kost, ibu kost, teman kerja sama Pak Andro. Khusus buat Pak Andro sudah ibu persiapkan sendiri. Itu yang plastiknya putih.” Aku hanya bisa pasrah. Sekilas kulirik Pak Andro yang terlihat shock dengan banyaknya jajanan seperti mireng kering, karag kering, manggleng kering, oyek dan semua makanan yang terbuat dari singkong sudah dimasukkan Bapak dan Aru di jok tengah. “Hahaha. Gak usah heran Pak. Ibuku emang suka begitu. Rempong.” Aku mengedarkan pandang mataku, mencari-cari keberadaan Pak Gito.
1020.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 416 kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta CEO Beristri

Terjebak Cinta CEO Beristri

Setelahnya lalu menutup dan mengunci kembali pagar depan, dan dengan terburu-buru masuk lagi ke rumah sembari membawa plastik makanannya, kemudian mengunci pintu depan rumah. Aku menaruh bungkusan plastik di meja makan, lalu duduk dan membukanya. Ada beberapa makanan di dalamnya. Dan semuanya sangat menggugah selera. Ada sebungkus nasi padang dari restoran 'Pagi Sore', ada plastik sambal merah, plastik ayam pop, dan krupuk jangek. Selain itu bahkan ada kemasan mika berisi buah potong mix yang tampak segar, di dalamnya ada irisan strawberi, kiwi, melon, mangga dan semangka. Sam juga membawakan lemon tea di dalamnya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Gin lantas menjauhkan gelas itu darinya. Napas wanita itu memburu, seperti habis lari ribuan meter jaraknya. Matanya mengerling tajam, bagai elang yang siap menerkam buruan. Usai mengembalikan gelas pada tempatnya, Gin meraih pinggang ibunya agar mendekat. Dibingkainya wajah Sarah dengan kedua tangan. “Jangan salah paham dulu. Mantan karyawan yang pernah kerja di sini membuka sebuah usaha makanan rumahan, beberapa waktu lalu sempat mengirimkan aku makanan untuk tanda terima kasih. Ternyata aku suka makanannya, tetapi mereka menggunakan kardus dan plastik sebagai kemasannya. Jadi, aku berinisiatif untuk membeli beberapa kotak makan sendiri. Supaya saat mereka mengantar, kotak makan yang sudah
1087.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

ucapnya seraya menaruh plastik putih besar beraromakan makanan sedap menggugah selera. "Ish, Ibu. Gebetannya cakep bener," kekehnya pelan. "Kenalin dong sama temannya," sambungnya genit. Aku hanya menggelengkan kepala, mengamati plastik makanan pemberiannya. "Apaan sih ini," aku langsung meraih plastik itu dan membukanya. "Kue serabi?" Gumamku. Rara langsung fokus pada plastik yang aku pegang.
9.4197.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai garpu sendok plastik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status