Kehidupan Fotografiku
Aku pun turun dari mobil dan menghampiri Willy yang baru saja turun dari mobil sopir penggantinya.
Willy tidak terburu-buru masuk. Dia menarikku ke sebuah paviliun di depan pintu, menyodorkanku sebatang rokok, lalu bergumam seolah bicara pada dirinya sendiri, “Seenak apa pun makanan, kalau dimakan terus pasti akan bosan. Secantik apa pun wanita, kalau ditiduri terus pasti akan bosan juga.”
Aku benar-benar bingung, tapi aku tetap diam menunggunya melanjutkan.
ตอนยอดนิยม