FREL.
Belum sempat aku protes, ia sudah kembali melanjutkan kalimatnya, "dan nggak ada kata tapi, kecuali lo emang mau pulang jalan kaki."
Aku menerima jaket yang Kenn serahkan padaku sambil cemberut. Aku memakai jaket itu, meskipun sangat longgar di tubuhku, aku tetap memakainya. Jaketnya besar banget, tanganku tenggelam dibuatnya dan panjang jaketnya sampai menutupi bokongku. Lumayan sih bisa menutupi sebagian tubuhku yang terbuka.
"Cepat naik!" Aku hanya bisa mengikutinya sambil mendengkus kesal.
Hot Chapters