Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Derita Istri Tak Diinginkan

Derita Istri Tak Diinginkan

“Aku sangat bahagia. Mungkin saat ini aku adalah pria paling bahagia di dunia ini. Ini… benar-benar hadiah yang tidak terhingga. Tidak ternilai harganya.” Thania mengulas senyum tipis namun dalam. Ada sesuatu di hatinya yang terasa tenang, hangat, dan utuh. Ia tahu, mereka telah melewati banyak badai, dan sekarang, kedamaian itu datang perlahan, seperti matahari pagi setelah hujan deras semalaman. “Kalau begitu…” gumamnya, kali ini nadanya lebih ceria, seperti menyembunyikan sebuah rahasia. “Apa kau mau menuruti keinginanku?”
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai jiwa tenang
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
SumberÃrta
tolong yaaa jangan ganggu dulu suami istri kalo habis berantem dan berbaikan... pasti akan menyelesaikan masalahnya diatas kasur... jadi please.. kalian pulang dulu yaa kalo ada kepentingan silahkan 3 jam lagi baru balik yaaa
Kania Putri
kan apa yg aq khawatirkan terjadi ini udah bagus kamu tegas di awal mang harus menjauh dari hidup Joana, mau dia matipun gpp kali yg salah itu Joana gak mau terima kenyataan yg ada kalau kamu udah nikah sama thania
Baca Semua Ulasan
Jagat Lelembut

Jagat Lelembut

tanya Aji. Rio memasang muka pucat dan menjawab "iya kak" Bunga merasa heran dengan respon dari Rio yang sepertinya menyembunyikan sesuatu dan sangat terlihat ketakutan. Tapi hal itu dibuyarkan Rara "ayo atuh udah jam berapa ini nanti kita kesorean, kemarin kan kata pak Tamsik kita gaboleh sampe abis Maghrib" Disisi lain Jaka dan Brian telah sampai di sumber mata air yang biasa dipakai warga desa untuk melakukan kegiatan sehari-hari, disana terdapat seperti gapura kecil dengan sesajen didepannya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Pemandangan itu seperti penutup dari perjalanan panjang yang penuh luka, perjuangan, dan akhirnya — ketenangan. Ziva tersenyum lembut. “Ternyata… akhir yang bahagia nggak harus megah, cukup sederhana, asal bersama orang yang tepat.”
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Bukan bahagia, bukan sedih, hanya tenang. --- Liora menatap pemandangan itu sambil menahan air mata. “Ini... indah sekali.” Getaran dari tanah menyebar ke seluruh benua. Gunung yang dulu retak kini bersatu. Sungai yang terbelah kini mengalir lagi. Di tengah cahaya itu, Risa dan Kael berdiri berdampingan, tubuh mereka perlahan larut dalam sinar.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Panasnya yang baru reda itu pun menyerang lagi hingga membuat ujung jarinya mati rasa. Tak lama kemudian, ponselnya bergetar. Itu adalah pesan dari Kayden. Saat mengklik pesan masuk itu, Calista melihat video Nadia yang tersenyum cerah. “Calista, habis minum obat yang kukasih, apa kamu merasa nyaman di rumah sakit? Itu obat yang kubeli untukmu. Aku jamin jantungmu akan berdebar kencang sepanjang malam. Oh iya, aku juga aku salah ambil obat untuk lenganmu. Aku baru sadar yang kuberikan itu air. Kamu harus segera mengatasi lukanya. Kalau nggak, lukanya akan tinggalkan bekas.”
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Tristan menangkap lengannya, nyaris memeluknya. Gelombang kejut beraliran listrik seribu watt menjalari sekujur tubuh Tiara. Ia merasa demam tiba-tiba. Saat vaporetto kembali stabil, Tristan tetap menggenggam tangannya. Tiara membiarkannya. Menikmati rasa hangat melewati sela-sela jemarinya. Tiara memejamkan mata. ‘Oh datanglah keabadian. Bekukan waktu. Biarkan kami di sini selamanya.’
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

PUTRI PENGUBAH TAKDIR ELYSIA

Senyum lega yang tulus tersungging di bibir Riel, membuat wajahnya terlihat semakin… ah, sudahlah. "Bagus, Liora. Itu semangat yang kumaksud," ia mengangguk puas. "Sekarang, kita coba lagi dengan elemen air. Kali ini, bayangkan dirimu sedang berenang santai di sebuah danau yang sangat tenang dan jernih. Rasakan kedamaiannya."
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

Beberapa orang duduk santai di bangku pinggir jalan. Kami berjalan berdampingan, diam cukup lama. Sampai akhirnya aku bersuara, “Gue kangen ngerasa tenang. Bukan sekadar diem. Tapi, tenang.” Gasan tidak menoleh. Tapi langkahnya tetap sejajar. “Tenang itu mahal. Tapi, bukan berarti gak bisa dicicil.” Aku mengangkat alis. “Maksudnya?”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

Plak Mami Salwa kembali mendaratkan sebuah tamparan untuk Siska, kali ini mami Salwa benar-benar kecewa dan tak mampu membendung lagi amarahnya. "Kurang ajar! Kenapa kamu tidak sopan berbicara kepada Mami, Siska! Apa kamu pikir selama ini semua fasilitas yang kamu pakai itu dapat dibeli dengan daun, ha?!" hardik mami Salwa yang terus menyalahkan Siska. Siska yang sudah tumbuh menjadi anak yang kurang mendapatkan kasih sayang itu, menatap wajah mami Salwa dengan penuh kebencian.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Kamu ke Singapura saja ya! Aku punya apartemen walau cuman tipe studio. Kamu dan aku hidup bersama di sini." "Boleh juga tuh, tapi aku akan lihat dulu bagaimana reaksi Reyhan saat ini." "Jangan bersedih bestie, aku ada untukmu, jadi tetap tabah dan tawakal karena Allah maha tahu yang terbaik untuk umatnya." "Terima kasih, Fah." "Gimana, sudah lega?" "Yah, aku sudah tenang sekarang." "Oke, kalau begitu aku kerja dulu ya!"
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai jiwa tenang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status