Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

Aurora tahu betul siapa pemegang kekuasaan tertinggi yang paling dihormati Sagara, yaitu Kakek Buana Mahardika. Sang patriark keluarga Mahardika itu sangat mementingkan status sosial dan kehormatan keluarga. Ditambah lagi, ada Dikara Natawijaya yang sangat protektif terhadap kondisi mental Ananta yang rapuh sejak kehilangan Aletha.
615 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Mungkin saja. Cuma yang mana yang lebih tinggi, kurasa Sumbaruni-lah yang paling tinggi ilmunya. Karena dia mendapat warisan ilmu secara langsung dari Eyang Bayudana sang petapa itu." Percakapan itu terhenti karena Raja Maut telah kembali dengan membawa Kitab Sukma Sukmi. Mereka meluncur ke Tanah Jawa memakan waktu perjalanan selama satu hari satu malam. Dan saat itulah sebenarnya Baraka telah lupa akan pesan Hyun Jelita. Ia telah mampir ke sebuah pulau, walau hanya di pantainya saja, dan walaupun untuk menolong seseorang.
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 994 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Kata Mpu Kumbhayoni "Kalau begitu kita harus mengambil kembali lonthar Anarghya dan mengambil alih kekuasaan." Kata Bramarana yang tersulut emosi mendengar perkataan Mpu Kumbhayoni. "Ssssttt, hati-hati kalau bicara. Jika sampai terdengar sanditaraparan. Habislah kita.!" Kata Megarana "Dasar kau pengecut. Ini masalah harga diri kita." Kata Pawana.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Si Kuciang Ameh semakin terkesima dengan kesaktian yang dimiliki oleh Mantiko Sati yang ia kenal hanya dengan nama aslinya saja, Buyung Kacinduaan. ‘Jika kekuatan sebesar itu dimiliki pemuda belia seperti dia,’ pikir si Kuciang Ameh, ‘tidak bisa tidak, ucapan Buyung sebelum ini pastilah sebuah kenyataan. Bahwa gurunya, adalah si Harimau Dewa yang disakralkan penduduk di sekitar lembah Ngarai Sianok. Luar biasa, Buyung. Kau sungguh luar biasa. Sialang Babega dan Zuraya pasti bangga padamu. Mereka pasti tersenyum di dunia sana.’
9.8105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai karya buya hamka
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Srigede Hanif
saya lihat banyak novel baru yang rilis, tapi ko yg Sibunian Tongga terkesan tidak dlirik sama pihak GN,, apakah sesulit itu untuk mnerbitkan novel baru dsini?, babang Tothor ayo dong lebih smangat lagi ngajuinnya biar novel Sibunian Tongga sgera rilis, sdikit kurang sabar nih nunggunya, T.T
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Jika nyawamu baru saja diampuni seseorang, maka apabila seseorang itu meminta sesuatu kepadamu, maka kau harus memberikannya. “Tentu saja. Kita akan kemana?” **** “Mari ikut. Akan kuceritakan sambil jalan,” kata Sukma Harum sambil melompat ke atas kudanya. Hagung Koswara pun tidak mau kalah, segera ia bersalto ke atas kudanya ia biarkan merumput tak jauh dari sana. Kudanya adalah kuda pilihan. Semua pejabat negara mendapat “jatah” kuda seperti ini dalam menjalankan tugasnya. Seekor kuda hitam gagah yang didatangkan dari pulau Sumbawa.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Diva menimpali dengan heboh. "Bukannya sibuk tapi sok sibuk." Bahru menanggapi dengan candaan. Guru-guru lain dibuat tertawa dengan tingkahnya. "Merendah untuk meroket Kang Bahru itu." Hanum ikut angkat bicara. Nyatanya memang Bahrudin adalah orang kepercayaan Kyai pemilik yayasan Al Qomariyah. Meskipun penampilannya serampangan, Bahrudin memiliki kepandaian yang tak perlu diragukan lagi. Ia juga memiliki karakter yang cekatan. Nisa tak membayangkan apapun tentang Bahru hari itu. Mau sehebat dan sekeren apapun lelaki itu, di pikiran Nisa hanya ada Ardan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
SUAMIKU YANG BAPAK HINA

SUAMIKU YANG BAPAK HINA

ucap Yasa sambil meninju bahu Ilham. “Mas Abi! Lihat hasil karya tangan Yesa Hakim! Kalau kayak gini, mana ada yang berani ngatain lagi Mbak Mela kampungan! Bahkan wajahnya malah lebih cetar dari pada para seleb dengan make up tebal itu ‘kan?” ucap Yesa sambil menepuk dada bangga memamerkan hasil lukisan tangannya. “Iya, makasih, ya! Sampai pangling lihat istri sendiri,” kelakar Yasa sejujurnya.
1013.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
Gadis Penantang Takdir

Gadis Penantang Takdir

kelakar pria berkemeja abu dengan rambut sebahu yang diikat separuh. Dia adalah Bryan, sahabat Tirtha yang bekerja sebagai dosen di kampus milik ibunya Tirtha. "Angin rindu … hahaha!" sahut pria satunya lagi bernama Haikal. Ia menggantikan peranan Tirtha di kampus tersebut sebab Tirtha yang lebih memilih menjadi CEO meneruskan bisnis ayahnya di bidang properti ketimbang mengurus kampus milik ibunya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

"Nggak, Om. Kata penjaga makam ada pria yang datang sebelum Riana, dan ciri-cirinya mirip Kendra. Dia juga meletakkan bunga Edelweis kesukaan Friska di atas makam. Om Sahid kembali fokus menyetir. Garis-garis di dahinya merapat seiring dengan alunan lagu 'Elang' milik Band Dewa. "Bisa jadi anak itu sudah berubah, Ri. Om dapat kabar kalau di Amerika sana bisnisnya sukses dan dia juga jadi donatur tetap di beberapa acara keislaman di sana." "Oh ya? Tapi waktu tempo hari dia datang ke kantor ucapannya kasar, kan, Om?"
1048.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
Prahara Cinta Ustadz Tampan

Prahara Cinta Ustadz Tampan

tambah Buya Rahman lagi. Zaydan menatap lekat-lekat manik mata Buya Rahman. Lelaki yang memiliki pengetahuan serta wawasan tentang ilmu agama yang teramat sangat luas itu selalu memiliki sorot mata yang teduh dan bisa menenangkan hati Zaydan. Zaydan merasa jauh lebih baik setelah mendengar wejangan dari Buya Rahman.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai karya buya hamka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status