Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Namun, nihil. ---- /Hai kamu, sibuk kah? ---- //Nggak, kamu lagi apa? ---- /Napas, sambil W* kamu juga sih ---- //Wuuuuu dasar kamuuu, aku nungguin W* dari kamu tauk... huuuft ---- /Addduuuh maaf, kirain aku yang malah nunggu. Alif masih belum terbiasa dengan keadaanya saat ini, ia mencoba memahami bahwa saat ini ada seseorang yang sudah terhubung dan masuk dalam kehidupannya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

****************** "Apa Ibu nggak salah duduk?" Kirana menggeleng. Resepsionis di depan yang mengatakan ia harus menunggu di sini. "Dari ujung itu belok kanan terus lurus sampai ada tulisan ruang interview. Ibu bisa menunggu di depannya. Kami sudah sediakan kursi di sana." Kata resepsionist itu setelah menerima print hasil penerimaan yang diberikan oleh Kirana. Ia juga mengembalikan kertas print tadi beserta kertas yang bertuliskan angka dan selembar formulir yang harus diisi.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
Halcyon

Halcyon

Papanya memang tidak mengizinkan siapapun berbicara padanya selain saat ada pemotretan dan hanya satpam yang berani menyapanya. Keysa mengambil duduk di kursi yang di sediakan di luar. Mengambil earphone dan menyalakan musik. Kakinya mulai bergoyang, bergumam seraya mengangguk-angguk mengikuti beat musik. Namun, lama-kelamaan ia menghela napas dengan bahu yang merosot. Terus melirik ke arah jalan berharap seseorang yang ia tunggu sedari tadi segera muncul. Sudah sekitar 30 menit dan hari mulai gelap, digantikan oleh cahaya lampu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
DENDAM ISTRI TARUHAN

DENDAM ISTRI TARUHAN

ucapnya, suaranya pelan dan sedikit ragu. Kevin mengangguk tanpa menoleh. "Terserah," jawabnya singkat. Dia lalu bersandar di tiang halte, tatapannya tetap kosong menghadap jalan, sementara Icha mengalihkan pandangan ke jalan raya, berharap bis yang mereka tunggu segera datang.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
GATAKA : Kesengsaraan Berujung Kematian

GATAKA : Kesengsaraan Berujung Kematian

“Enggak segitunya kok. Cuma menghindari cermin, air, dan sinar bulan. Semua yang memantulkan bayangan aku hindari.” Sejurus setelah melewati gerbang utama, pandangan Kiran tertuju pada sosok familiar yang tengah menikmati secangkir kopi hangat di kursi depan ruang tunggu satpam. Dokter Fandi, dengan stetoskop yang tergantung rapi di lehernya, tampak sedang menikmati secangkir kopi di kursi tunggu satpam. Ranu, yang melihat juga, langsung menyapa, "Pagi, Dok!"
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
ISTRI RAHASIA DOSEN MUDA

ISTRI RAHASIA DOSEN MUDA

"Tunggu sebentar." Kyra dan yang lainnya masih kebingungan ketika Ikri melesat pergi, tanpa menjelaskan apapun selain kata tunggu sebentar. Lalu sekitar lima menit, ketika Edo masih sibuk mengunyah bakso dan diomeli Sesil karena makannya bersuara, atau Azril yang tiba-tiba sekali buka jasa pasang kutek di tangan Kinara, laki-laki itu, Zikri Ananda, sudah kembali dengan napas terengah-engah.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

Menunggu berarti sangkar. Menunggu berarti ruangan tanpa jendela dan janji-janji yang diucapkan tenang sementara jalan keluar dicabut sedikit demi sedikit. Menunggu berarti waktu. Menunggu berarti sangkar. Menunggu berarti ruangan tanpa jendela dan pintu yang dicabut hak aksesnya. Summer meluncur turun hingga terduduk di lantai, lutut ditarik ke dada. “Aku tidak lari,” bisiknya ke ruangan kosong, suaranya pecah. “Aku melakukan semuanya dengan benar.”
10739 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

Ia memikirkan banyak hal, kuliah, dan terutama Ryan. Ia belum tidur setelah bangun sholat itu. Matanya sembab. Sejak kemarin, ia menunggu kabar pencairan KIP, berharap itu menjadi jalan keluar kecil bagi hidupnya yang terasa sempit. Tapi hingga pagi, tak ada pesan masuk.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Salah satu pria muda itu sempat melirik Indra dan Dina, lalu menunduk lagi tanpa ekspresi. Dina berbisik. “Kayak nunggu bus tapi gak ada halte.” Indra mengangguk kecil. “Iya… tapi ini bukan nunggu bus.” Dina menoleh. “Terus apa?” Indra tidak langsung jawab. Matanya masih memperhatikan mereka. Lalu dia bilang pelan. “Orang yang nunggu sesuatu yang dia sendiri gak tahu bakal datang kapan.”
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
Istri Manja Tuan Indra

Istri Manja Tuan Indra

"Kak Indra semenjak Kei mutusin buat balik ke rumah Mami sama Papi, tiba-tiba mendadak jadi aneh gini. Masa iya mau nunggu Kei sampai malam? Sampai Kei selesai mata kuliah, belum nanti ngerjain tugas." Seseorang memegangi pundaknya, tetapi pandangan Keisya masih tertuju ke arah pemuda tinggi nan tampan di ujung dekat mobil SUV hitam. "Keisya!" panggil orang itu. "Kasihan juga sih sebenarnya kalau emang jadi nungguin, gimana kalau misalkan bosan? Atau dia nggak betah?" "Keisya Shakira Jasmine waktunya mata kuliah pertama!"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kipas apa yang nunggu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status