Luka Cinta Istri Kedua
Irsyad menatapnya sejenak wanita yang sudah sepuluh tahun ini menjadi istrinya, wanita yang seharusnya menjadi tempatnya pulang, tapi entah mengapa setiap kali ia tiba di rumah, rasanya hanya makin kosong.
Dengan langkah berat, ia naik ke kamar. Membuka pintu, lalu menutupnya perlahan, seolah tak ingin menambah suara di rumah yang sudah dingin itu.
Kamar luas, rapi, mewah, tapi terasa hampa. Ia melepaskan dasi, meletakkan kemeja di kursi, lalu merebahkan tubuh di ranjang. Menatap langit-langit kamar, pikirannya penuh bayangan yang berbeda.
Bab Populer