Kisah & Cinta Sagara
“Aku cuma buat karya seni aja, Sayang.“
Jeslyne mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan maksud Sagara. “Karya seni apa maksud kamu? bisa gak kalo ngomong yang jelas!?“
Sagara memegang kedua bahu Jeslyne dari belakang, lalu menghadapkan ke arah cermin. Jeslyne langsung melotot dan menutup mulutnya karena syok melihat tanda marah di lehernya.
Buuggh
“Aduh, kok di pukul sih, Sayang,” Sagara mengaduh dan memegang bahunya yang di pukul Jeslyne.
“Sukurin.“
“Jahat banget istri aku,” ucap Sagara pura-pura memasang wajah sedih namun tidak di perdulikan oleh Jelyne.
“Awas minggir,” kesal Jeslyne mendorong dada Sagara pelan, kemudian berlalu pergi meninggalkan Sagara yang tersenyum nakal melihatnya
Hot Chapters