Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FALLING IN LOVE WITH MY ASSISTANT

FALLING IN LOVE WITH MY ASSISTANT

Suara Ribka terdengar seperti menggumam tapi Hana masih bisa menangkapnya. “Apaan yang punya siapa?” “Lo nggak lihat ada bekas lipstik di sudut bibir bos ganteng?” Mata Hana menatap Ribka dengan tatapan horor. “Lo sih nggak merhatiin. Gue bisa lihat masih ada bekas lipstik, warna dusty pink gitu di sudut bibirnya.” Ribka berpikir sambil menatap Hana yang mendadak wajahnya memerah. “Lo demam lagi?” Ribka lantas menyentuh kening Hana dengan punggung tangannya.
9.436.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
Malam yang panas

Malam yang panas

Yang ada hanya pelukan panjang di sofa yang dingin, dua tubuh yang diam dalam satu selimut tipis, dan napas yang saling mencari. Keduanya tahu: mereka belum sampai ke sana. Tapi percikan itu ada. Menyala. Membakar perlahan. Mengancam meledak, tapi belum siap dilepaskan. Dan justru karena belum disentuh sepenuhnya—rasa itu terasa lebih panas dari apa pun. Bab 6 (Bagian 2) – Bara di Bawah Kulit
103.5K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
Si Paling Galak, Tapi Hanya Manis di Depanku

Si Paling Galak, Tapi Hanya Manis di Depanku

“Kamu makan mie ayam terus, Di.” “Ini mie ayam pertama hari ini, makanya aku makan dengan penuh keseriusan,” Adi bilang sambil nahan tawa. “Eh, Rel.” “Hm?” “Kok pipi kamu merah?” Aurel langsung menutup pipinya pakai dua tangan. “Kepanasan!” Raksa tiba-tiba nyeletuk, santai banget. “Dia dari tadi jalan nunduk. Wajar pipinya panas.”
10725 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

"Jangan gigit bibirmu. Biar bibirku yang lakuin." ********
1013.7K viewsOngoingAdded to Library 315 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
Complicated Marriage

Complicated Marriage

Penasaran dengan pernyataan Pak Bima. "Enggak apa-apa. Emm ... Makan dulu, Ki. Nasinya nyebur kemana-mana, tuh. Kamu sih." Dia mengusap bibirku dengan jemarinya yang lembut. Aduh.. rasanya jadi kepengen pipis. Hatiku berdesir. Ngilu tapi enak. Sakit tapi nagih. Astaga, sentuh bibirku lagi, Pak, sentuh tolong!
1046.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
Forgotten You

Forgotten You

Ujarnya sembari memasukkan pewarna bibir ke dalam tas kecil yang ia gunakan. Kaki jenjang nan putih mulus miliknya mulai mendekat pada Geri. Lelaki itu menatap wajah Hana yang menurutnya riasannya masih on stay. Sebenarnya ia masih heran mengapa kebanyakan perempuan seperti itu meski alasannya sudah disebutkan oleh Hana baru saja. “Kenapa? Bibir gue masih pucet?” “Enggak, udah merah banget. Lo pengen bikin laki-laki salah fokus ya?”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
Manis di Bibir, Pahit di Takdir

Manis di Bibir, Pahit di Takdir

Rasanya seperti bunga yang lama layu, kini kembali menumbuhkan tunas baru. Namun di tempat lain, Devan akhirnya berhasil menemukan jejakku. “Pesankan tiket ke Nusavara. Aku akan menjemput Viona sendiri.” Di tangannya tergenggam erat setengah foto kami, dan tatapannya penuh kerinduan yang membara. Tiba-tiba, pintu terbuka keras. Keira masuk dengan wajah pucat, berlumuran darah. Tangannya yang menarik lengan Devan juga berlumuran darah.
7.8K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Ken Anyu menyentuh sisi dalam paha Ariana dan mengelusnya dengan sangat lembut. Ariana meremas lengan Ken Anyu sambil menggigit bibirnya. “Engh, Ken ....” Jari-jari panjang Ken menyentuh sisi dalamnya dengan leluasa karena penutup itu memang sangat kecil dan membuatnya seperti tidak memakai apa pun di balik roknya. “Kamu tidak boleh melupakan pesanku!” lanjut Ken Anyu lalu mulai mengulum dan melumat bibirnya.
719.0K viewsCompletedAdded to Library 436 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
From Kyoto With Love

From Kyoto With Love

"Baka! Tentu ciuman di bibir yang panjang dan hangat!" Matanya yang berhias maskara membundar sempurna. "Heeeeeh, cium bibir?!" Dia terkejut sekali. "Terus gimana caranya? Aku belum pernah!" bisiknya lagi. Suaranya makin terdengar panik. "Naniii-kenapa! Tinggal cium saja, kenapa masih diskusi segala!" celetuk Bibi Miyazaki. "Dengar, kau ikuti saja aku. Sekarang kau hanya perlu memejamkan kedua matamu!"
102.5K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
Pria Bayaranku Ternyata Penguasa No. 1

Pria Bayaranku Ternyata Penguasa No. 1

“Ada apa dengan bibirmu?” Avenna menyentuh bibirnya. Akibat tekanan tadi, sepertinya bibirnya sedikit menebal dan pasti berwarna merah. “Aku habis makan makanan pedas.” Mendengar alasan Avenna, Leander menaikkan sudut bibirnya. Pintar juga mencari alasannya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as panas dalam di bibir
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status