Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

"Brengsek! Sedang apa kalian??!" Pria yang baru tiba ini turun dari motor sportnya dan menatap Cecil yang mengiba. "Dasar pedofil! Kalau kalian tak tahan lagi harusnya sewa pelacur saja! Jangan mengotori anak ingusan!" "Eh! Berani sekali dia mengejek kita! Serang dia!" Ujar pria gurat.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Gerakan Rendra yang awalnya pelan lama-kelamaan menjadi semakin cepat dan bertenaga. Rasa perih yang dirasakan Selin di awal kini benar-benar telah sirna, berganti dengan gelombang kenikmatan hingga ia tak lagi mampu menahan suara desahannya. Setiap tumbukan yang diberikan Rendra membuat Selin seolah melayang. "Ren... aaaahhhh, Rendra..." panggil Selin lirih, kepalanya mendongak ke belakang dengan mata terpejam rapat.
10711 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
TERPERANGKAP OLEHMU

TERPERANGKAP OLEHMU

Apa Alea sadar dan sengaja meninggalkan handphone agar lokasinya tidak bisa dilacak? Baru saja duduk di sisi ranjang, Ares mengernyit begitu melihat gucci di meja dekat pintu kamar mandi rupanya telah pecah berserakan di depan pintu ruangan lembab itu. Kepalanya yang langsung menyimpulkan sesuatu, sontak membuat pria itu bangkit berdiri dan dengan cepat membuka pintu kamar mandi.
676 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Pak Ceo, Aku Ingin Anak

yang ia sewa melalui perantara gelap. ​"Semua sudah siap?" bisik Grace dengan nada rendah yang penuh kebencian. ​"Video sudah terpasang di sistem utama, dan zat 'pengganggu' sudah disiapkan untuk dimasukkan ke dalam sup truffle," jawab pria itu dengan suara datar. ​Grace menyeringai puas. "Bagus. Lakukan saat Darian mulai memberikan pidato sambutan. Aku ingin dia jatuh dari puncak kebahagiaannya ke dasar jurang yang paling dalam."
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

gumam Glen, meraih tangan Aruna. Hari demi hari, langkah-langkah kecil itu terasa seperti pencapaian besar. Aira tersenyum pertama kali. Aira bisa tertidur lebih lama dari biasanya. Atau Aira mulai mengenali suara mereka. Semua hal kecil itu membawa harapan baru. “Dia lihat ke arahku, Glen! Dia kenal aku!” seru Aruna suatu sore dengan mata berbinar. Glen yang baru pulang kerja langsung menghampiri, mencium dahi istrinya, lalu menatap anak mereka. “Ya Tuhan … dia benar-benar lihat kita. Dia tahu kita orang tuanya, Aru.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Sialnyq, pikiran Ria pun membujuk untuk menanggapi itu. Maka bermunculanlah riuh gemuruh yang satu per satu mengetuk ingatannya. Sebuah percikan listrik seperti menular ke titik-titik lain, merangkai mengantarkan pada sebuah memori. Seperti ada seruan akan adanya hal yang mengganggu dan meminta diselesaikan malam itu juga. Ria mencoba memejamkan matanya, tapi usikan itu kian jelas.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Yen dirimu lebih sayang arek kae Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku ngalah dudu mergo aku wes ra sayang Aku mundur dudu mergo tresnoku wes ilang Nanging aku iki ngerteni Yen dirimu lebih sayang arek kae Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro"
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
Izinkan Aku Kembali

Izinkan Aku Kembali

"Kenapa Mama menyembunyikan hal besar seperti ini dariku?" Lestari dan Anggun begitu terkejut saat tiba-tiba saja suara Adam terdengar dari arah pintu masuk. Wajah keduanya berubah pucat, tidak menyangka Adam akan mendengar semua yang mereka bicarakan. Wajah pria itu terlihat memerah dengan rahang yang mengeras, pertanda sedang menahan amarah yang entah ditujukan untuk siapa.
1052.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai percekcokan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status