Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

"Aku menemukan puisi ini di kamarmu ketika pagi itu kudapati kamarmu telah kosong, dan remasan kertas yang mungkin kau kira telah terbuang ke tempat sampah ternyata meleset ini kutemukan." "Nyanyian Rindu." ucapnya menirukan judul puisi yang beberapa hari lalu kutulis. "Puisi ini dengan jelas menunjukkan perasaanmu. Kamu mengira aku telah menikah dengan Ning Adiba." Ia sedikit terkekeh. Lalu ia membaca salah satu baitnya. Berpuluh-puluh musim telah berganti Nyanyian katak telah berganti ocehan prenjak di pagi hari
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai puisi petani
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Baca Semua Ulasan
Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Canda tawa kami seakan bergemah didalam hutan. Saat ini kami sudah melewati hutan yang berganti hamparan sawah yang membentang sejauh mata memandang. Aku selalu terkagum saat melihat hamparan yang indah ini, mataku seakan dimanjakan dengan pesonanya. Para petani berkumpul di bawah pondok-pondok kecil sambil terus memantau padi mereka. Burung-burung Pipit beterbangan di atas tanaman padi, bunyi-bunyian yang khas dan orang-orangan sawah yang berada di tengah sawah.
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Pengantin Tuan Pewaris

Terpaksa Jadi Pengantin Tuan Pewaris

"Tanahnya keras, tapi menghasilkan anggur yang manis. Seperti hidup. Kesulitan bisa menghasilkan kebahagiaan yang manis." Kata-kata petani itu menyentuh hati Rania. Ia memandang Bara, dan Bara membalas tatapannya. Ia tahu, mereka berdua adalah bukti dari kata-kata petani itu. Hubungan mereka dimulai dari "tanah yang keras," dari sebuah kontrak yang kaku, tapi kini, hubungan itu mulai menghasilkan "anggur yang manis."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Kata Damai tertera jelas. Kali ini, Shi Zhen mencuri kesempatan. [Kalau damai memang ada, dengan apa dia diukur? Perut kenyang, hati lapang] Dewan juri bertepuk tangan. Puisi ini menyentuh lapisan terdalam diri manusia. Rakyat damai jika tidak kekurangan makan. Hati mereka jadi lapang kalau tak perlu merisaukan hari esok.
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.760.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Gapura itu terlihat cukup menterang tapi agak lusuh karena agak kurang terawat. Ada penduduk yang lalu lalang berjalan kaki atau menaiki kereta barang. Rupanya mereka petani-petani yang baru pulang menggarap sawah dan ladang. Sukma Harum tersenyum kepada salah seorang petani yang tampak ramah dari gerak-geriknya. Orang itu tersenyum lebar sejak dari jauh. “Sampurasun, Ki Sanak,” tegur Sukma Harum ramah.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
Cinta Sepesukuan

Cinta Sepesukuan

Sama dengan kenagarian lainnya, di kenagarian P di pagi yang cerah itu para petani begitu semangat berangkat ke lahan persawahan dan perkebunan mereka, begitu pula dengan para pekerja di perkebunan milik perusahaan dan pekerja harian di lahan milik pribadi. Di sebuah rumah tidak jauh dari rumah keluarga Kintani, tampak seorang pria yang sedari tadi duduk di teras di depannya tepat di atas meja terlihat sebuah laptop dan segelas teh hangat berserta panganan ringan, mata pria itu nyaris tak berkedip saat memandang layar laptop yang di sana tengah mengumumkan sesuatu melalui sebuah website resmi. “Alhamdulillah,” ucapnya saat melihat sesuatu yang menyenangkan hatinya di kolom pengumuman yang ad
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
FREL.

FREL.

Aku berkonsentrasi penuh, memusatkan pikiran pada puisi yang cocok untuk kujadikan acara penembakan. Aku berdeham sebelum memulai mengucapkan satu karya lagi buat Kak Kevan. "Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada." "Gue juga suka puisi itu, berjudul "Aku Ingin" karya dari Sapardi Djoko Damono."
9.426.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 826 kali sebagai puisi petani
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Yunia Rina
iih.. gemes aku sama novel romantis gini.. sukaa.. jalan ceritanya seru. Mengingatkanku masa2 SMA. Pernah kesandung cinta segitiga juga hahaha.. Novelnya bagus nih kalo dibikin filmnya. Masih ditunggu yaa thor novel FREL season 2 (:
Baca Semua Ulasan
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

jawabnya sambil melirik Arya yang menoleh sekilas, memberi senyum tipis. Perjalanan mereka melewati sawah yang terbentang luas, di mana petani-petani membungkuk menanam padi dengan kaki terbenam lumpur. Beberapa anak kecil berlarian di pematang, melambaikan tangan ke arah mereka. Alesha membalas lambaian itu, matanya berbinar. “Beginikah kehidupan rakyat sehari-hari…,” bisiknya, lebih pada dirinya sendiri.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk, Gus!

Nikah Yuk, Gus!

Shofi sebelumnya mencermati jalan utama yang hanya muat dilalui satu mobil, di sebelahnya berderet-deret bentangan sawah dengan padi-padi berusia ranum. Ada sawah, maka ada harapan untuk meminta bantuan. Tentu petani akan berkunjung sewaktu-waktu. Lagi pula ada jendela yang bisa Shofi buka, atau jika terpaksa bisa dipecahkan. Bos Bagong menyemburkan asap dari cerutu hitam yang bau. "Mau neraka atau surga?" tanya Bos Bagong usai membuat Shofi terbatuk-batuk.
7.78.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai puisi petani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status