Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MR. D

MR. D

Malam jua terasa begitu lama tiada lagi suara apa pun itu walau sekedar desir angin saja tiada hening menyeluruh tanpa penerangan dan gelap gulita. Sampai pada sebuah pintu depan rumah yang sudah tak berbentuk rumah hancur layaknya terkena gempa bumi dahsyat seketika luluh lantak tak bersisa. Ini rumahku ujar si kecil hendak bahagia atau kecewa atau terluka atau sedih ia tak tahu lagi sebuah rasa.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as puisi rumahku
Read
+Library
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

“Kalian pasti mikir kalau gue menyedihkan. The truth is… gue emang menyedihkan. Gue nggak bisa lepasin rumah itu.” . to be continued
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 531 Times as puisi rumahku
Read
+Library
Aku Menjadi Orang Asing di Rumahku Sendiri

Aku Menjadi Orang Asing di Rumahku Sendiri

Istriku lupa logout dari WhatsApp Web di komputerku. Saat aku sedang membantunya logout, sebuah pesan grup muncul di layar. [ Untuk rayakan Andri naik jabatan, ayo kita makan bersama malam ini. ] Aku mengklik pesan itu karena penasaran. Ada empat orang di dalam grup itu, yaitu ayahku, ibuku, istriku, dan adik sepupuku, Andriyan. Istriku membalas. [ Cuma kita berempat? Nggak ajak Evander? ] [ Siapa suruh dia selalu begitu perhitungan? Dia bahkan mau rebutan sebuah apel dengan Andri. ] Aku pun tercengang. Ternyata, aku sudah lama menjadi orang luar dalam keluarga ini.
775 viewsCompletedAdded to Library 25 Times as puisi rumahku
Read
+Library
KUUBAH IDENTITAS DEMI DENDAM PADA SUAMIKU

KUUBAH IDENTITAS DEMI DENDAM PADA SUAMIKU

***** Aku menyambar tas slempang kecil yang kubawa kemarin, membawa kakiku pergi setelah puas bercerita kepada Papa. Pulang? Aku tidak punya tempat untuk pulang. Tidak ada rumah yang menjadi surga untukku. Bohong, jika orang mengatakan rumahku adalah surga, nyatanya aku sama sekali tidak pernah memiliki itu. Al, dialah satu-satunya rumah bagiku, rumah yang begitu kudambakan kedamaian darinya, yang akhirnya juga membuat kata 'rumah' menjadi terlalu menakutkan bagiku. Al, aku mencintai dia dengan sepenuh jiwa dan raga. Meski dia tak pernah menyadari itu semua.
9.623.5K viewsCompletedAdded to Library 633 Times as puisi rumahku
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Untukmu yang tidur di balik dinding tipis Aku tahu kau suka pagi yang sunyi Saat kopi susu jahe masih mengepul di cangkir Dan rambutmu masih basah oleh embun Aku tahu kau suka Silverqueen rasa cashew Bukan karena manisnya Tapi karena kacang mede mengingatkanmu pada rumah Rumah yang sudah lama tidak kau pulangi Aku tahu kau takut pada suara keras Pada pintu yang tiba-tiba terbuka Pada langkah kaki yang tidak kau kenal Karena kau terlalu sering dikecewakan oleh orang-orang yang seharusnya menjaga Aku tahu kau menangis saat menonton sinetron
927 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as puisi rumahku
Read
+Library
Kado untuk Ibu Mertua

Kado untuk Ibu Mertua

Pov Ulfa Sejauh apa pun kau melangkah pada akhirnya rumah tetaplah menjadi tempat yang paling nyaman terlepas dari segala masalah yang mendera. Aku sudah berada di rumah ibu selama beberapa hari dan rasanya kurang nyaman. Ibu yang selalu berteriak saat Zanna membuat ribut ketika baterai di ponselnya habis, ayah yang selalu uring-uringan karena tidak punya uang dan tidak bisa bekerja untuk sementara waktu menjadi alasan kenapa aku tidak betah lagi di rumah yang penuh kenangan itu.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as puisi rumahku
Read
+Library
Para Pemburu dan Penghuni Tangguh

Para Pemburu dan Penghuni Tangguh

“Di mana rumahmu?” "Rumahku berada di pinggir kota yang terletak di dekat toko, tidak jauh dari sini yang mengalir di sebelah timur. Di sekitar toko, rumahku sendiri terbuat dari batu dengan atap yang terdiri dari genting-genting keramik, pintu kayu besar berwarna cokelat tua dan jendela-jendela berbingkai putih di fasadnya. Jika kau mengikuti jalan setapak yang melintasi ini, rumahku berada di sebelah kanan, tepat di ujung jalan sebelum sampai ke taman kerajaan.” “Bisakah aku nanti berkunjung ke rumahmu?”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as puisi rumahku
Read
+Library
Suami Bayaran

Suami Bayaran

Rumah Papa? Rumah Papa adalah rumah yang menjadi milikku dan Ruben yang sejak kami lahir telah kami tempati namun kami tidak ada yang mau memilikinya setelah perceraian Mama dan Papa. Hari-hari terakhir aku tinggal di sana begitu menyisakan kenangan yang membuat aku sedikit malas untuk datang ke sana. "Memang nggak ada tempat lain selain di sana, Ma?" "Ya ada, tapi Papa kamu kemarin baru pulang ke Indonesia, makanya Mama minta kamu datang ke sini."
1093.8K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as puisi rumahku
Read
+Library
Aira's

Aira's

Bait Untukmu Setetes air mata telah memadamkan semangatku, Seucap kata dari kau telah membelah hatiku, Kau bilang aku bodoh, Kau bilang aku tak gigih, Pembacaan puisi yang ditayangkan perdana di tv nyaris membuat ayah menangis seorang diri ketika mendengar dan melihat bagaimana pilunya Aira membaca puisi. "Maafkan Ayah Nak!" batin ayah sendu dan meremas kuat selimut yang ia pakai.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as puisi rumahku
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as puisi rumahku
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status